Popularitas dan Elektabilitas Ahok Paling Atas

Nelly Marlianti
14/3/2016 07:30
Popularitas dan Elektabilitas Ahok Paling Atas
(Sumber: Emrus Corner)

JELANG Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mendatang, sejumlah lembaga survei mulai berhitung siapa cagub potensial yang akan dipilih.

Dalam survei Emrus Corner, kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama masih teratas, mendominasi parameter popularitas dan keterpilihan.

Bahkan popularitas Gubernur Ahok capai 100%.

Yang lain, pengacara kondang sekaligus mantan Menteri Sekretaris Negara Mensesneg Yusril Izha Mahendra, hanya meraih popularitas 39,16%, sedangkan mantan Menpora Adhyaksa Dault mendapat 22,41%.

"Hasil survei ini memang menunjukkan popularitas Ahok memang tinggi. Hal ini pun diperkuat dengan potensi cagub mana yang akan dipilih masyarakat di pilgub nanti: Ahok berada di posisi tertinggi dengan nilai 46,23%," papar Emrus Sihombing, Direktur Emrus Corner.

Survei itu dilakukan dalam kurun waktu 8-10 Maret 2016, terhadap 400 perempuan yang ada di 5 wilayah DKI Jakarta.

Sebagian besar pemilih berpendidikan SMK dengan usia 41 tahun ke atas.

Emrus Corner juga memotret perihal jalur perseorangan atau diusung parpol.

Hasilnya, cagub yang diusung partai lebih diinginkan masyarakat dengan persentase 80,30%, sedangkan cagub perseorangan hanya mendapatkan 16,26% suara.

Pengamat politik dari Polcom Institute Heri Budianto menilai, di tengah maraknya isu kandidat perseorangan yang digaungkan Ahok, diharapkan jelang pendaftaran cagub Oktober nanti, keadaan politik masih bisa berubah dengan cepat.

"Namun, saya melihat ini masih sangat cair sampai pendaftaran cagub nanti," ungkapnya.

Saat dihubungi, juru bicara Teman Ahok, Singgih Widyastomo, tidak mengambil pusing beredarnya hasil survei cagub yang diusung parpol jauh lebih kuat dari cagub independen.

Teman Ahok fokus pada pengumpulan syarat dukungan dan verifikasi ulang untuk pasangan independen yang diusungnya, Ahok-Heru.

Ia pun menegaskan, saat ini Teman Ahok masih mengumpulkan ratusan relawan yang akan terjun melakukan verifikasi door to door untuk Ahok-Heru dan akan bergerak mulai besok.

Jangan cemas

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menghargai langkah Ahok untuk kembali maju dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur perseorangan.

"NasDem mendukung Ahok karena melihat kinerja Ahok yang konsisten serta di atas rata-rata. Kami hargai pemikiran Ahok," kata Surya Paloh di Aceh, Sabtu (12/3).

Sementara itu, juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan partai politik tidak perlu cemas lantaran Ahok maju lewat jalur perseorangan.

Ia pun yakin hal itu tidak mengancam eksistensi parpol atau deparpolisasi.

Menurutnya, dalam hal ini partai politik perlu introspeksi diri.

Baginya, dalam politik tidak perlu 'menang-menangan', tetapi harus dengan semangat kebersamaan demi mencari sosok yang pas menjadi pemimpin untuk rakyat dalam pilkada mendatang.

"Partai jangan lupa dengan tokoh. Ketokohan itu perlu dihormati. Faktanya, tokoh itulah yang justru bikin partai, seperti Mega dengan PDIP, SBY dengan Demokrat, Surya Paloh dengan NasDem."

(Nov/Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya