Setiap Hari 50 Orang Tewas Akibat Narkoba

04/3/2016 13:27
Setiap Hari 50 Orang Tewas Akibat Narkoba
(MI/Panca Syurkani)

KONDISI darurat narkotika di Indonesia sudah makin memprihatinkan. Setiap hari, 50 orang di Indonesia tewas akibat penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso saat menerima kunjungan Pimpinan MPR dan Fraksi di MPR ke Kantor BNN, di Jakarta, Jumat (4/3).

Budi mengatakan, kerugian negara akibat narkoba mencapai Rp63,1 triliun. Sementara di Indonesia diketahui sekitar 60 jaringan sindikat narkoba yang beroperasi. "Ini berarti rata-rata Rp1 triliun tiap jaringan," kata dia.

Budi mengakui keterbatasan jumlah personil menjadi hambatan pemberantasan narkoba di Indonesia. Personil BNN saja, kata Budi, hanya 4.600 orang, masih jauh dari jumlah ideal yakni 74 ribu.

"Ini sangat jauh dari kemampuan jumlah. Dari 250 juta penduduk Indonesia, 125 juta diantaranya merupakan usia produktif. Bagaimana BNN bisa menjaga 125 juta manusia ini terhadap narkoba?," kata dia.

Tak hanya itu, BNN juga mengalami keterbatasan sarana dan prasarana, serta teknologi. Sementara target rehabilitasi 100 ribu orang pada 2015 tidak berhasil. Hal ini menurut mantan Kabareskrim Polri itu karena belum adanya standarisasi program dan metode rehabilitasi di Indonesia.

"Rehabilitasi di 2015, 100 ribu orang (penyalahguna narkoba) tidak berhasil. Karena belum adanya standarisasi program dan metode rehabilitasi yang berlaku di Indonesia. Ini perlu kami evaluasi," tutur Budi. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya