Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MABES Polri mengimbau jajarannya agar tidak bereaksi berlebihan terhadap kritik berbau candaan dari masyarakat.
Imbauan tersebut disampaikan menanggapi sikap Polda Maluku Utara dan Polres Kepulauan Suka yang memanggil warga netizen yang mengunggah lelucon mendiang Presiden ke-IV Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ke Facebook.
"Saya sampaikan ke Polda Malut, terutama Polres Kepulauan Sula, coba jangan terlalu reaktif dalam menyikapi sesuatu. Jangan mencederai sesuatu yang hanya candaan saja langsung ditanggapi dengan serius," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjel Awi Setiyono dikutip dari Antara, Kamis (18/6).
Sebelumnya, polisi memanggil Ismail Ahmad, seorang warga di Maluku Utara karena mengunggah humor Gus Dur yang menyindir terkait polisi jujur di Indonesia menyebabkan polemik di masyarakat.
Dalam statusnya di media sosial Ismail mengutip lelucon yang pernah disampaikan Gus Dur tentang polisi jujur. Lelucon ini pernah diucapkan Gus Dur pada masa lalu.
"Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: Patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng".
Polres Kepulauan Sula menilai konten unggahan Ismail masuk kategori pencemaran baik.
Mabes Polri, tandasnya, telah mengkonfirmasi kepada Kabidhumas Polda Malut terkait pemanggilan warga Kepulauan Sula tersebut.
Awi mengatakan warga tersebut telah menjelaskan bahwa candaan itu tidak dimaksudkan untuk menghina institusi atau pihak lain.
"Konfirmasi ke Kabidhumasnya apa yang terjadi, yang terjadi memang ada anggota Polres Kepsul yang lihat di FB (Facebook), ada seseorang mengunggah terkait dengan candaannya Gus Dur. Dari hasil wawancara, dia (terlapor) tidak bermaksud menghina institusi atau siapa pun terkait dengan candaan itu," ujarnya.
Awi juga berpesan kepada jajaran Polres Kepulauan Sula agar tidak memaksakan pengenaan unsur pidana dalam kejadian ini. "Kalau memang tidak ada unsur pidananya, jangan dipaksakan," ucapnya.
Karopenmas Awi pun memastikan bahwa pemanggilan terhadap warga Kepulauan Sula tersebut hanya untuk wawancara saja. "Cuma sempat dipanggil untuk diwawancarai saja," katanya.
Polres Kepulauan Sula telah menghentikan penyelidikan kasus tersebut karena IA telah meminta maaf secara terbuka melalui konferensi pers di Polres Kepsul. (OL-8).
Banyak publik yang penasaran mengenai siapa sebenarnya KH Salahuddin Wartis dan bagaimana latar belakangnya hingga menjadi bagian dari keluarga besar Ciganjur.
Inayah Wulandari Wahid, atau yang lebih akrab disapa Inayah Wahid, merupakan putri bungsu dari Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Sinta Nuriyah.
Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menegaskan humor punya posisi penting sebagai medium kritik dan refleksi sosial.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa meminta masyarakat menerima keputusan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved