Kemenhan Jangan Salah Beli Alutsista

Kim/P-5
25/2/2016 04:30
Kemenhan Jangan Salah Beli Alutsista
(MI/ADAM DWI)

KEMENTERIAN Pertahanan (Kemenhan) jangan salah membeli alat utama sistem senjata (alutsista).

Anggota Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin mengatakan dengan alokasi dana yang semakin besar setiap tahunnya, pembelian alutsista harus memperhatikan kondisi Indonesia.

"Pengadaan alutsista tertentu harus benar-benar memperhatikan keadaan geografi di wilayah Indonesia," kata Tubagus di Jakarta, kemarin.

Kasus ketidakcocokan alutsista terhadap medan di Indonesia terjadi pada pembelian tank Leopard berbobot 63 ton.

Dalam lawatan Komisi I DPR ke lokasi penempatan di Pasuruan, Jawa Timur, mobilitas tank terhambat karena banyak jalan sempit dan kualitasnya tidak bagus.

"Sehingga mobilitas untuk latihannya pun sangat terbatas," ucap Hasanuddin.

Buktinya, sambung dia, latihan menembak hanya bisa dilakukan di satu lokasi.

Arah tembakannya pun cuma ke laut. Bukan sasaran darat, apalagi menembak dengan manuver.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan ialah pengintegrasian alutsista ketiga matra.

"Selain untuk kepentingan tempur, dalam keadaan darurat bencana sebagian alutsista dapat digunakan untuk angkut logistik, SAR, rumah sakit apung, dan lainnya," tutupnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya