Anggaran Alutsista Harus Terdesain

MI
24/2/2016 07:34
Anggaran Alutsista Harus Terdesain
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

PEMBELIAN alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus dilakukan secara matang. Presiden Joko Widodo menginstruksikan TNI dan Kementerian Pertahanan untuk membuat desain pembelian alutsista sehingga anggaran dapat digunakan secara tepat.
"Harus ada sebuah perencanaan matang, betul-betul matang, betul-betul detail, betul-betul terinci, sehingga anggaran dan uang tergunakan dengan baik, tepat guna, dan terdesain dari awal," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas penguatan TNI di Kantor Presiden, kemarin.

Jokowi menambahkan alokasi dana terkait pembangunan alutsista TNI membesar setiap tahun. Pada 2014 dan 2015, alokasinya berturut-turut mencapai 0,78%-0,89% dari produk domestik bruto. Kini dana yang dikeluarkan untuk alutista pada 2016 sebesar 1,1% dari produk domestik bruto. "Ke depan kalau pertumbuhan ekonomi terus naik, paling tidak di atas 6%, akan muncul angka 1,5% dari produk domestik bruto untuk dana pembangunan alutsista. Jumlah itu bisa mencapai sekitar Rp250 triliun," paparnya.

Kepala Negara juga mengingatkan TNI agar memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. Menurut dia, Indonesia jangan hanya terpaku pada pembelian alutsista dari luar negeri. Untuk mencapai itu, sekali lagi Jokowi mengingatkan perencanaan yang matang. "Sekali lagi bahwa perencanaan harus matang, detail dalam sebuah strategi pembangunan kekuatan kita seperti apa. Ini yang kita inginkan ke depan," tutur dia.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden akan memutuskan restrukturisasi TNI karena sekarang telah selesai diproses Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta kementerian terkait. "Sudah diajukan ke Presiden dan diharapkan dalam waktu dekat segera turun dan membuat TNI kita makin kuat," ujarnya.(Nov/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya