Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM orang terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror di Malang, Jawa Timur, dipindahkan dari Mako Brimob Ampeldento, Malang ke Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Proses pemindahan enam tahanan terduga teroris itu berlangsung cepat dan ketat. Mereka dengan mata tertutup kain dan lakban dikawal aparat Brimob bersenjata lengkap untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam minibus.
Enam tahanan tersebut ditangkap tim Detasemen 88 Antiteror ditempat terpisah. Awalnya, aparat menangkap lima orang secara bersamaan dalam satu mobil dalam penyergapan di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (19/2) malam. Selanjutnya, aparat menangkap seorang lagi terduga teroris dalam satu jaringan yang dibekuk sebelumnya.
Kepala Kepolisian Resort Malang Ajun Komisaris Besar Yudo Nugroho mengatakan enam orang tahanan terduga teroris tersebut dipindahkan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Mabes Polri. "Mereka yang ditangkap pada Jumat, kasusnya hasil pengembangan dari Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah," tegasnya, Minggu (21/2).
Proses pengungkapan teroris ini bermula dari kasus curanmor, kemudian dikembangkan hingga menangkap enam orang tersebut. Sejauh ini ada 8 sepeda motor yang dijadikan barang bukti. "Bisa jadi ada peran teroris sebagai pencari dana melalui curanmor," katanya.
Hasil penggeledahan di rumah enam terduga teroris itu, aparat menemukan barang bukti diantaranya laptop, buku-buku jihad, senjata tajam, senjata api laras panjang, termasuk bahan lainnya disinyalir bahan peledak.
Kendati proses penangkapan sampai penggeledahan sudah dilakukan, tapi ia mengaku belum menemukan informasi detail kegiatan enam orang itu dalam latihan teroris. "Latihan teroris yang saya tahu belum," ujarnya.
Terkait hal itu, lanjutnya, nanti akan disampaikan oleh Mabes Polri. Yang jelas, sebagai bentuk antisipasi gangguan teroris, semua elemen masyarakat diminta aktif menjaga keamanan dan ketertiban.
Karenanya Polres Malang menghimbau masyarakat bila ada hal-hal mencurigakan agar segera melapor pada kantor polisi terdekat. Terkait dengan anak dan istri para terduga teroris, ia mengaku sudah melakukan pendekatan dan pembinaan.
"Anak dan istri tahanan teroris sudah didekati, diberikan masukan sebagai bentuk pembinaan agar nantinya tidak menjadi radikal," tukasnya.
Keenam orang yang ditangkap Tim Densus 88 adalah Achmad Ridho Wijaya, Rudi Hadianto, Badrodin, Romli, Handoko dan Aidin Suryana alias Aji alias Abu Zilan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved