MKD akan Verifikasi Kasus Masinton

Ind/P-2
18/2/2016 04:08
MKD akan Verifikasi Kasus Masinton
(MI/Ramdani)

PENANGANAN kasus dugaaan penganiyaan yang diduga dilakukan anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu kepada staf ahlinya, Dita Ismawati, terus bergulir. Bahkan untuk penyelidikan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) telah mengunjungi Rumah Sakit Aini dan Kafe Camden. Salah satu hal yang digali ialah soal apakah Dita mabuk saat dijemput Masinton. Di Camden, MKD bertemu dengan manajernya. Sedangkan di RS Aini, MKD tidak bertemu dengan dokter yang merawat Dita, melainkan hanya seorang manajer.

Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengakui hasil dari penyeledikan MKD tersebut akan dikumpulkan untuk nantinya diverifikasi. Setelah itu akan dibahas bersama ketika koordinasi dengan Bareskrim Polri, termasuk informasi soal apakah Dita mabuk atau tidak.

"Kami sudah melihat tempat perawatan dan koordinasi dengan dokter di RS Aini dan kami ke Kafe Camden dan beberapa data kami cross check. Hasil dari kunjungan, kami akan verifikasi. Minggu depan kami akan lakukan koordinasi dengan Bareskrim dan lebih untuk mencocokkan data," kata Dasco.

Ketua MKD Surahman Hidayat menambahkan langkah mengakses beberapa tempat itu diharapkan bisa menambah informasi terkait kasus dugaan penganiayaan tersebut. Selain itu kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan tambahan informasi karena belum cukupnya alat bukti yang diterima MKD atas dugaan penganiayaan tersebut.

Selanjutnya MKD juga akan memverifikasi alat bukti yang telah diterima. Karena itu pun belum lengkap, MKD belum dijadwalkan pemanggilan kepada Masinton dan Dita. MKD memahami bahwa Masinton sudah meminta maaf kepada Dita. Akan tetapi, permintaan maaf itu harus tertuang dalam suatu surat yang kemudian diberikan ke MKD. "Harus ada pencabutan secara formal dan menurut tata beracara itu dimungkinkan. Kalau belum ada, kita anggap belum ada perdamaian."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya