Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TNI Angkatan Udara (AU) bersama teknisi dari Brasil akan menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat tempur ringan Super Tucano TT 3108 di permukiman penduduk di kawasan Jalan Laksda Adi Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, kemarin.
Menurut Kepala Staf TNI-AU Marsekal Agus Supriatna, teknisi Brasil itu akan tiba di Indonesia akhir bulan ini berbarengan dengan datangnya empat Super Tucano.
Pesawat itu bagian dari kontrak pembelian 16 pesawat atau satu skuadron dari Brasil senilai US$260 juta. Hingga saat ini sudah delapan pesawat (satu jatuh) yang berada di Skuadron 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Agus mengatakan, sesuai dengan prosedur, semua operasional pesawat Super Tucano untuk sementara dihentikan.
"Setop dulu sampai mengetahui penyebab kecelakaan," katanya di Malang, kemarin.
Kecelakaan itu mengakibatkan 4 orang tewas, yakni pilot, teknisi pesawat, dan 2 orang sipil (lihat grafik).
Sebelum terjadi musibah, pesawat yang dipiloti Mayor Pnb Ivy Safatillah terbang untuk mengecek performa. Pesawat lepas landas dari Lanud Abdulrachman Saleh sekitar pukul 09.25 WIB.
Setelah bermanuver beberapa saat, pesawat hilang kontak sekitar pukul 09.59 hingga akhirnya diketahui jatuh.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap penyebab kecelakaan segera terungkap.
"Pesawat ini dalam kondisi baik karena baru dibeli pada 2013," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Ia menepis dugaan ketiadaan suku cadang akibat minimnya anggaran perawatan sebagai penyebab kecelakaan.
Di antara objek penyelidikan nanti ialah terpisahnya parasut dengan pilot sekitar 2 kilometer.
Hingga kemarin, petugas terus mengevakuasi puing pesawat dari rumah warga yang hancur.
Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanudin meminta penyelidikan dilakukan dengan jujur dan transparan.
Kecelakaan itu belum lama berselang dari insiden pesawat latih tempur T-50i buatan Korsel akhir tahun lalu.
"Selesai investigasi, Komisi I akan mengundang (pihak TNI-AU)," katanya di kompleks parlemen.
KSAU Agus Supriatna berencana membeli rumah milik Mujianto yang tertimpa pesawat untuk dijadikan monumen.
Namun, jika sang pemilik menolak, TNI-AU akan membangun kembali rumah itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved