Kader Golkar Galang Dukungan

Ind/P-5
10/2/2016 08:05
Kader Golkar Galang Dukungan
(MI/Susanto)

MENJELANG Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, Juni mendatang, sejumlah kader mulai menggalang dukungan ke berbagai daerah untuk maju dalam pemilihan calon ketua umum menggantikan posisi Aburizal Bakrie.

Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo membenarkan kabar tersebut. Untuk ikut bursa ketua umum, seseorang calon harus didukung 30% pengurus DPD I, DPD II, dan sayap Ormas Golkar seperti Soksi dan Kosgoro. Total pemilik suara ialah 529 suara.

"Ada tim yang sudah bergerilya ke daerah dan menggalang dukungan. Informasinya telah ada tim," kata Bambang di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Mereka, ujar Bambang, ialah Setya Novanto, Aziz Syamsuddin, dan Syahrul Yasin Limpo. Terkait dengan Syahrul, kata Bambang, yang bersangkutan telah berkonsolidasi di Sulawesi Selatan. Daerah tersebut memang basis Syahrul yang masih aktif menjabat Gubernur Sulawesi Selatan.

Aziz Syamsuddin mengaku tengah bersafari ke sejumlah daerah. Ia pun telah berkomunikasi dengan Ical untuk maju sebagai ketua umum. Menurut pengakuan Aziz, Ical membuka pintu kepada semua kader yang mempunyai niat membangun Golkar.

"Saya sedang melakukan konsolidasi ke daerah-daerah untuk mendapatkan suara 30% baik DPD I dan II selaku pemilik suara," ungkap Ketua Fraksi Golkar di DPR itu.

Di luar tiga nama yang disebutkan Bambang, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengaku bersedia maju berkompetisi apabila dipercaya sebagai calon ketua umum. Namun, Idrus tidak memerinci apakah telah bersafari seperti yang dilakukan Aziz.

Ia mengatakan, jika memang diusulkan, ia siap bertarung. "Doakan saja," imbuh dia. Selain pemilihan Ketua Umum, munas akan membahas perubahan AD dan ART. Salah satunya usulan mengenai dewan penasihat. Politikus Noor Supit mengatakan fungsi dewan penasihat mirip dengan dewan pertimbangan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya