Semangat Bekerja Redam Situasi Gaduh

Indriyani Astuti
10/2/2016 07:30
Semangat Bekerja Redam Situasi Gaduh
(Sumber: Tim MI)

Ujung tombak pemberantasan korupsi bakal semakin kencang diterpa guncangan yang ditimbulkan tokoh-tokoh di balik layar.

TAHUN kambing kayu baru saja berlalu, giliran monyet api dengan segala sifatnya tampil memengaruhi segala sendi kehidupan, tidak terkecuali politik, selama setahun ke depan. Setidaknya itu bila mengacu ilmu fengsui yang merupakan kepercayaan warga etnik Tionghoa.

Fengsui sering dijadikan pedoman dalam menentukan pilihan atau membuat keputusan. Tahun ini diperkirakan iklim politik akan lebih panas sesuai dengan sifat monyet api. Monyet dengan elemen api dipercaya memiliki sifat agresif, culas, tetapi juga cerdas, ceria, dan bersemangat.

Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno yang turut merayakan Tahun Baru Imlek mengaku tidak begitu memahami ilmu fengsui. Namun, menurut dia, simbol- simbol dalam kalender Tiongkok dapat menjadi metafora yang dikorelasikan dengan situasi perpolitikan nasional.

Hendrawan mengemukakan banyak orang masih akan mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan. Itu sebabnya situasi politik bahkan bisa menjadi lebih gaduh. "Monyet api simbolisasi orang cerdik yang bermain-main dalam dua kemungkinan. Jika dikaitkan dengan politik nasional, ini tahun yang pragmatis. Jadi, banyak orang yang lebih berpikir jangka pendek untuk mendapatkan kepentingan pribadi semata," tutur Hendrawan.

Pemberantasan korupsi pun bakal mendapatkan tantangan berat. Peramal dan pemerhati fengsui, Roy Kiyoshi, menyebutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan semakin kencang digoyang. Kondisi tersebut menghambat upaya memberantas tindak korupsi.

"KPK akan diguncang oleh pemain-pemain lama," ujarnya dalam sebuah bincang-bincang di Metro TV, Minggu (7/2). Roy menjelaskan orang-orang lama tersebut merupakan tokoh-tokoh yang memilih bergerak di balik layar. Roy memprediksi drama-drama politik yang disertai skandal akan mewarnai tahun monyet api.

Bakar semangat

Aura negatif monyet api bukanlah hal yang mutlak terjadi. Untuk mengantisipasi keadaan politik yang gaduh, menurut Hendrawan, ada nilai-nilai luhur asli Indonesia yang tidak boleh dilupakan, yakni Pancasila sebagai ideologi bangsa. Jika warga negara, utamanya para politikus, konsekuen menerapkan nilai tersebut, kegaduhan akan teredam. "Sehingga kita berharap semua lebih teduh dan menjaga perdamaian," ungkap Hendrawan.

Tokoh masyarakat Tionghoa, S Widjanarko, yang berdiam di Mataram, Nusa Tenggara Barat, berharap sifat bersemangat akan lebih menonjol ketimbang sifat-sifat lainnya. Hal itu diwujudkan dengan semangat membara dalam bekerja. "Kita doakan Indonesia menjadi semakin damai dan makmur. Saya kira di tahun monyet api ini kondisi ekonomi dan keamanan di Indonesia akan bergerak lebih cepat," imbuhnya.

Widjanarko menilai situasi perpolitikan di Indonesia juga sudah menjadi lebih baik. Kondisi itu ditandai bergabungnya sejumlah partai politik yang sebelumnya menjadi oposisi ke koalisi pemerintah. Perkembangan tersebut diharapkan berlandaskan pada keinginan memajukan kesejahteraan rakyat. (Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya