Kubu Romahurmuziy Gelar Silatnas, PPP Kembali Memanas

Indriyani Astuti
05/2/2016 13:39
Kubu Romahurmuziy Gelar Silatnas, PPP Kembali Memanas
()

PENGURUS Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Bandung 2009, Jumat (5/2) menggelar acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) di Pondok Gede, Jakarta Timur. Acara itu diinisiasi Sekretaris Jenderal DPP PPP Muktamar Bandung 2009 Romahurmuziy

Namun penyelenggaraan silatnas tersebut mendapat reaksi keras dari kubu Djan Faridz yang merupakan pengurus PPP hasil Muktamar Jakarta. Silatnas tersebut dianggap ilegal. Padahal sebelumnya kubu Djan dan Romi, panggilan Romahurmuziy, telah sepakat akan islah. Tapi kini suasana PPP kembali panas.

"Ini manuver yang dilakukan Romi. Saya menghimbau kepada kader PPP bahwa kegiatan silatnas tersebut bukan atas nama PPP," kata Sekjen PPP Muktamar Jakarta, Achmad Dimyati Natakusumah di Kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (5/2).

Menurut Dimyati, Mahkamah Agung telah mengeluarkan putusan bahwa kepengurusan PPP yang sah adalah hasil muktamar Jakarta yang diketuai Djan Faridz dengan Sekjen Dimyati. Muktamar Jakarta 2014 dihasilkan dari Muktamar Bandung. Sehingga tidak ada istilah muktamar Bandung dihidupkan kembali.

"Sudah ada putusan hukum, cukup persengketaan ini dan tidak perlu membawa pengurus lama yang sudah pensiun dengan menghidupkan kembali Muktamar Bandung. Karena itu kami meminta pemerintah mengesahkan Muktamar Jakarta," tandas Dimyati.

Mengenai islah yang digalang dalam acara Silatnas, Dimyati mengaku islah sudah lama digaungkan. Pihaknya mengajak Romi bergabung dalam kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta."Kami mengajak Romi cs gabung. Mau posisi apa di PPP? Karena dia kredibel dan punya kemampuan lebih," ujar Dimyati. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya