Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH setahun lebih Partai Golkar terbelah dalam dualisme kepemimpinan, kemarin, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar hasil Munas VIII Riau Tahun 2009 menggelar rapat harian perdana di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta.
Hadir pada kesempatan itu, antara lain, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Wakil Ketua Umum Agung Laksono yang sebelumnya berseberangan.
Mereka duduk bersebelahan di meja pimpinan, didampingi dua wakil ketua umum lain, Theo L Sambuaga dan Sharif Cicip Sutardjo, serta Sekjen Idrus Marham dan Bendahara Umum Setya Novanto.
Sekitar 70 peserta rapat yang merupakan pengurus harian hasil Munas Riau, baik dari kubu Aburizal maupun kubu Agung, hadir.
Mereka antara lain Ketua DPP bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik Priyo Budi Santoso, Ketua Bidang Kepemudaan Yorrys Raweyai, Ketua Bidang Hukum dan HAM Muladi, Ketua Bidang Kerja Sama Organisasi Kemasyarakatan Rambe Kamarulzaman, Ketua Bidang Khusus, Nurdin Halid, dan Wakil Sekjen Leo Nababan.
Mereka saling sapa dan tampak akrab satu sama lain.
Aburizal dalam sambutannya menyatakan rapat kali ini hanya silaturahim setelah setahun lebih berkonflik. Rapat tidak membahas persiapan musyawarah nasional luar biasa (munaslub).
"Setelah setahun lebih kita berbeda pendapat, pada akhirnya kita bisa menyatu dan berkumpul di sini kembali. Kita sempat bertempur, tetapi untuk pribadi kita bersahabat. Kali ini kita ketemu-ketemu dulu, rapat singkat aja. Setelah itu, silaturahim untuk mempererat cinta yang sudah bersemi," ujar pria yang akrab disapa Ical itu.
Lebih lanjut, Ical mengatakan rapat persiapan munaslub akan dibahas akhir bulan ini sehingga munaslub bisa terlaksana pada April atau Mei mendatang.
"Dewan Pertimbangan setuju Maret. Ya sudah, kalau tidak Maret, April, atau Mei. Tapi intinya, saya gembira Pak Agung dan teman-teman di sini. Kalau kita seperti ini, Golkar akan lebih baik di pilkada dan pileg mendatang. Pilpres kita juga bisa mencalonkan," pungkasnya.
Agung yang mendapat kesempatan berbicara setelah Ical, mengamini bahwa pertemuan kali ini tidak membahas persiapan munaslub. Namun, ia berharap munas-lub harus segera diselenggarakan. Pasalnya, surat keputusan Menkum dan HAM hanya memberikan waktu selama 6 bulan bagi Golkar untuk menyelenggarakan munaslub.
"Paling tidak April atau Mei, asal sebelum bulan puasa," ujarnya.
Berkenaan dengan hal itu, Agung meminta seluruh pengurus Golkar di daerah tidak menyelenggarakan musyawarah daerah (musda) hingga munaslub selesai dilakukan.
"Ada baiknya konsolidasi dari atas ke bawah, mulai dari munas dan berlanjut musda. Maka saya mengusulkan agar musda-musda dihentikan dulu," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga menjadi ketua tim transisi Golkar menyambut positif rapat perdana yang dihadiri kedua kubu. Ia berpesan agar rapat itu dijadikan ajang mempertegas rekonsiliasi.
"Sebaiknya rapat itu untuk lebih mempertegas rekonsilisi dalam rangka mengaktifkan DPP Golkar Riau," ujarnya.
(Wib/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved