Poros Muda Minta Tim Transisi Kawal Munaslub Golkar

Putra Ananda
29/1/2016 13:36
Poros Muda Minta Tim Transisi Kawal Munaslub Golkar
(Antara/Widodo S. Jusuf)

Penantian panjang generasi Muda Golkar soal kepastian kepengurusan partai yang sah akan segera berakhir. Para kader yang tergabung dalam Generasi Muda Partai Golkar tersebut menyambut baik keputusan Menteri Hukum dan HAM yang telah memberikan kepastian kepengurusan dengan mengesahkan kepengurusan DPP Munas Riau.

"Kita apresiasi Menkumham yang telah memperpanjang SK DPP Riau pada 2012. Itu artinya Golkar dikembalikan ke nol di mana konflik bisa diselesaikan dengan cara duduk bersama. Ini langkah maju yang membuat kita harus lebih serius," ucap anggota Poros Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Jakarta, Jumat (29/1).

Doli melanjutkan, agar Munaslub bisa berjalan dengan lancar, Poros Muda Partai Golkar meminta agara para senior Partai Golkar yang tergabung dalam Tim Transisi tetap bisa terus mengawal hingga Munaslub meski saat ini sudah ada kepengurusan DPP hasil Munas Riau. Hal itu dilakukan agar proses Munaslub bisa berjalan lancar dan tidak ada kecurangan sehingga hasilnya bisa diterima oleh seluruh kader Golkar.

"Mekanisme organisaai harus benar, setiap keputusan harus melalui rapat pleno atau rapat resmi," jelasnya.

Selain itu, karena saat ini Golkar sudah kembali ke SK DPP hasil Munas Riau, anggota partai Golkar yang sempat mengalami pemecatan keanggotaanya harus dipulihkan kembali. Dikatakan, tidak dipungkiri bahwa Munas Ancol lahir karena ada anggota DPD yang dipecat dari Munas Riau.

Untuk itu agar Golkar bisa betul-betul kembali bersatu harus ada rekonsiliasi untuk merehablitasi para anggota yang dipecat saat perselisihan terjadi sehingga tidak ada kader yang merasa tidak dibutuhkan. "Kita juga minta agar adanya larangan pembentukan partai baru yang dibentuk oleh kader Golkar," tuturnya.

Menambahkan, politisi Partai Golkar yang juga masih tergabung dalam anggota Generasi Muda Partai Golkar Melki Lakalena menyebut bahwa agar Munaslub bisa berjalan dengan demokratisi, Generasi Muda Golkar juga akan mengundang KPK maupun PPATK untuk mengawal jalannya Munaslub Golkar. Ia tidak menampik bahwa pembentukan kepengurusan Partai lewat Munas rentan akan terjadinya politik uang.

"Kami juga akan undang Formapi, ICW untuk awasi pelaksanaan Munaslub nanti. Kami ingin semua berjalan baik agar gagasan penting tidak kalah dengan materi," tambah Melki. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya