Menhan Luncurkan Kader Pembina Bela Negara di Seluruh Indonesia

M Rodhi Aulia
22/10/2015 00:00
 Menhan Luncurkan Kader Pembina Bela Negara di Seluruh Indonesia
(Illustrasi Antara Foto/Asep Fathulrahman)
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meluncurkan kegiatan Pembentukan Kader Pembina Bela Negara di 45 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Peluncuran dilakukan secara simbolis melalui upacara yang dipimpin Menhan.

"Kegiatan ini bertujuan mewujudkan Kader Pembina Bela Negara yang mampu menyelenggarakan pembinaan kesadaran bela negara, mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan mampu mensosialisasikan kepada orang lain," kata Ryamizard di Kantor Pendidikan dan Pelatihan Kemhan, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).

Menurut Ryamizard, kali ini pihaknya menyasar sejumlah orang yang ke depan akan dijadikan sebagai pembina atau pelatih. Setelah satu bulan menjalani pendidikan, para pembina ini akan diminta melatih banyak orang sebagai kader bela negara.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini juga mengharapkan para pembina ini dapat memiliki kepemimpinan dan disiplin yang baik, berkeperibadian dalam berbudaya serta mampu bekerja sama dalam tim.

"Jumlahnya 4.500 Kader Pembina Bela Negara," tukas dia.

Pada prinsipnya, Ryamizard mencita-citakan seluruh rakyat Indonesia yang targetnya 100 juta orang dalam sepuluh tahun ke depan, dapat melawan dan mencegah rusaknya pertahanan Indonesia. Perlawanan atau pencegahan itu dilakukan melalui soft power, bukan hard power, apalagi wajib militer.

Seperti apa yang dibayangkan banyak orang, terkait pembelaan dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Karena bagi Ryamizard, 'peperangan' antarbangsa sekarang bukanlah seperti itu, melainkan melawan segala bentuk kekerasan tanpa alutsista. Misalnya, kejahatan narkoba, illegal fishing dan lain-lain.

"Jadi ini pada dasarnya banyak berdiskusi dan fisiknya paling olahraga. Diskusinya terkait bagaimana kalau ada ancaman dan semuanya dijelaskan. Agar bangsa Indonesia tidak gampang dicuci otaknya terkait kejahatan softpower," kata dia.

Pada hari yang sama, upacara pembentukan Kader Pembina Bela Negara juga dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota yang terdaftar. Masing-masing dibuka oleh kepala daerah setempat dan kegiatannya dilalukan di Dodik Bela Negara di Kodam masing-masing daerah tersebut.

"(Dengan pembentukan ini) sehingga tercapainya lima nilai bela negara. Yaitu, cinta tanah air, rela berkorban untuk nusa dan bangsa, yakin akan kebenaran ideologi Pancasila, sadar berbangsa dan bernegara, serta memiliki kemampuan awal bela negara," terang Ryamizard. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya