Relawan kawal pilkada meluncurkan crowdsourching melalui website www.kawalpilkada.id. Platform ini dibuat guna mendorong publik menggunakan haknya sebagai warga negara mengawasi jalannya pesta demokrasi lokal terbesar di dunia.
Relawan dari Code4Nation, Khairul Anshar mengatakan, crowdsourching kawal pilkada ini merupakan media partisipasi publik secara transparan dan akuntabel. Code4Nation berkolaborasi dengan TurunTangan, Perludem, DSI (Data Science Indonesia), dan Indonesia Corruption Watch (ICW) merumuskan ide baru untuk pengawasan Pilkada serentak.
"Platform ini dibuat atas kolaborasi bersama untuk pesta demokrasi yang lebih berkualitas bagi publik," tutur Khairul dalam teleconference di Kantor Bersama Relawan Kawal Pilkada, Jalan Ciasem I No.9 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).
Sementara itu, relawan dari TurunTangan Herry Dharmawan menjelaskan, hingga saat ini sudah 150 relawan tersebar di 57 kota/kabupaten memastikan diri untuk terlibat langsung menjadi pemantau Pilkada di daerah masing-masing. Jumlah relawan yang submit ke sistem pemantauan www.kawalpilkada.id tercatat sudah 300 orang dari seluruh Indonesia.
"Perkembangan Pilkada juga bisa diikuti lewat fanspage facebook dan twitter @kawalpemilukada," jelasnya. "Kami membutuhkan lebih banyak publik terlibat agar pemantauan bisa berjalan dengan efektif," tambahnya.
Herry mengatakan, pengembangan platform www.kawalpilkada.id ini memuat fitur dari mulai profil detil, tekan jejak hingga pasangan calon kampanye pasangan calon. Aplikasi kawal pilkada pun bisa diunduh secara gratis melalui google play store.
"Pada 9 Desember 2015 , website juga akan memuat real count penghitungan hasil suara Pemilu Kepala Daerah setelah sebelumnya sudah membuka pengaduan pelanggaran pilkada," ucapnya.
Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Perludem Titi Angraini menyebut, pendanaan untuk menjalankan platform sampai saat ini sepenuhnya ditanggung bersama para relawan. Biaya yang digunakan baru sebatas membeli domain dan SSL Certificate.
"Relawan pun tidak ada yang meminta untuk di bayar," ucapnya. (Q-1)