Soal Tujuh Proyek, Fahri Sebut Ada yang Alergi dengan DPR

Al Abrar
20/8/2015 00:00
 Soal Tujuh Proyek, Fahri Sebut Ada yang Alergi dengan DPR
(ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Ketua Implementasi Reformasi selaku penggagas ide proyek pembangunan tujuh megaproyek Fahri Hamzah berdalih tak mengetahui jumlah perencanaan anggaran pembagunan di Komplek Parlemen Senayan.

Padahal Kesetjenan DPR telah menyebut anggaran pembagunan tersebut mencapai Rp1,6 triliun berdasarkan usulan dari kementerian PU.

"Saya enggak tau, terus terang saya enggak tau, itu merupakan domainya setjen sebagai penguasa penggunaan anggaran," kata Wakil Ketua DPR ini, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8).

Politkus PKS ini menyebut DPR hanya bisa mengusulkan pembangunan tujuh proyek. Terkait anggaran Rp1,6 triliun, itu merupakan di luar kuasa dewan.

Selain itu Fahri menuturkan ide pembangunan proyek tersebut lantaran kapasitas gedung DPR tidak lagi muat, apalagi staf ahli berjumlah 7 orang per anggota dewan sehingga diperlukan perubahan.

"Masak tidak punya perubahan set up, dari DPR zaman otoriter sampai DPR zaman demokrasi, masak tidak ada perubahan set up, dari DPR yang tidak punya ruang bagi publik menjadi DPR yang punya ruang bagi publik dalam demokrasi, masak kita tidak punya set up, dari yang tidak aspiratif selama ini menjadi DPR yang  aspiratif, masak tidak ada perubahan," jelasnya.

Fahri juga mengatakan pembagunan tujuh proyek di Kompleks Parlemen, tak ubahnya dengan pembangunan gedung lembaga negara lainnya seperti BPK, KPK, MK.

"Kenapa kali ini ada yang alergi ya. Ini jangan-jangan ada yang mencurigakan, ada keinginan orang kuat tertentu supaya pengawasan DPR tidak efektif dan tidak kuat," tukasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya