Bebas Visa WNI Menjadi Benang Merah Pertemuan Bilateral RI dan Negara Sahabat
Aedy Azeza Ulfi
07/8/2015 00:00
(AP/Joshua Paul)
DALAM pertemuan bilateral Menlu RI Retno Marsudi dengan Menlu Korea Selatan Yun Byung-Se, kedua negara membahas tindak lanjut permintaan Indonesia agar WNI mendapatkan bebas visa untuk ke Korea.
Pada pertemuan dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov, hasil kesepakatan kedua negara, yakni meningkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan, peningkatan perdagangan dan investasi serta tindak lanjut permintaan Menlu RI agar WNI mendapatkan fasilitas bebas visa ke Rusia.
Menlu RI kembali meminta dukungan Komisi Uni Eropa untuk memberikan fasilitas bebas visa kepada WNI ke negara negara Uni Eropa yang disampaikan pada pertemuan HRVP Uni Eropa, Federica Mogherini. Kedua pihak juga sepakat untuk memajukan mekanisme bilateral dengan melakukan pertemuan full-fledged bilateral setahun sekali pada tingkat Menteri.
Dalam Pertemuan dengan Menlu Pakistan, kedua negara berkomitmen untuk menyelenggarakan working group penanggulangan terorisme. Menlu Pakistan juga menyampaikan harapannya agar dapat lebih berperan aktif dalam kegiatan ASEAN.
Pertemuan bilateral juga dilakukan dengan Menlu India, Sushma Swaraj. India juga mengakat isu untuk menjadi salah satu negara yang bebas visa ke Indonesia dan meminta kemudahan prosedur dalam bidang pertambangan khususnya kebijakan partner lokal dalam memasuki pasar Indonesia.
Kemudian, dalam Pertemuan Bilateral dengan Menlu Australia, Julie Bishop, kedua Negara sepakat untuk menindaklanjuti mekanisme bilateral seperti dengan pertemuan 2+2 Dialogue pada akhir tahun 2015, dan Indonesia-Australia Dialogue. Disamping itu, Indonesia juga menyambut baik rencana pembukaan konsulat Australia di Makasar.
Menlu RI melakukan enam Pertemuan Bilateral dengan Menlu Korea Selatan, Pakistan, Rusia, Australia, India, dan HRVP Uni Eropa pada Rabu (5/8) di sela-sela Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMC).(Q-1)