Malam Ini, Muhammadiyah Miliki Pemimpin Baru

Achmad Zulfikar Fazli
06/8/2015 00:00
  Malam Ini, Muhammadiyah Miliki Pemimpin Baru
(ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Sebanyak 13 pimpinan PP Muhammadiyah akan menggelar rapat musyawarah mufat mencari satu calon ketua umum PP Muhammadiyah. Rencananya, setelah dicari, calon tersebut akan ditetapkan dalam forum muktamar ke-47 Muhammadiyah, sekitar pukul 21.30 WITA malam ini.

Kandidat ketua Umum PP Muhammadiyah Dadang Khamad mengatakan dalam proses pemilihan ini, 13 pimpinan PP Muhammadiyah akan mencari ketua umum dan sekertaris umum PP Muhammadiyah.

"Menetapkan dulu 13 (pimpinan PP Muhammadiyah) itu, kalau tidak ada masalah diketok. Lalu mereka rapat di ruangan tertutup, nanti ditentukan ketum dan sekumnya," jelas Dadang di arena Muktamar ke-47 Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (6/8).

Agenda jelang penetapan ketua umum PP Muhammadiyah akan didahului dengan penetapan pimpinan PP Muhammadiyah terpilih sekitar pukul 19.30 WITA sampai pukul 20.30 WITA. Kemudian, agenda dilanjutkan dengan rapat tertutup 13 pimpinan PP Muhammadiyah dalam mencari ketum dan sekertaris umum PP Muhammadiyah, sekitar pukul 20.30 Wita sampai pukul 21.30 WITA. Terakhir, melalui sidang pleno akan ditetapkan ketua umum dan pengumuman sekertaris umum PP Muhammadiyah sekitar pukul 21.30 WITA sampai pukul 22.00 WITA.

"Iya (rapat mencari ketum dan sekum) dibataskan waktunya hanya sejam," tukas dia.

Pasangan suami istri ini berpeluang pimpin


Dua organisasi Muhammadiyah berpeluang besar dipimpin oleh pasangan suami istri (pasutri), Haedar Nashir dan Siti Noordjanah Djohantini.

Keduanya merupakan calon kuat lantaran Haedar berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan 13 pimpinan PP Muhammadiyah yang digelar kemarin. Siti Noordjanah yang merupakan calon petahana PP Nasyiatul Aisyiyah juga meraih suara terbanyak dalam pemilihan pimpinan PP Nasyiatul Aisyiyah yang digelar tadi pagi.

Siti Noordjannah Djohantini diurutan teratas dengan perolehan 1.480 suara. Urutan kedua, ditempati Dyah Siti Nur'aini yang memperoleh 1.211 suara. Sedangkan, Siti 'Aisyah berhasil berada diurutan ketiga dengan 1.032 suara.

Kandidat Ketua Umum PP Muhammadiyah Dadang Khamad mengaku tak masalah jika nantinya Muhammadiyah dipimpin oleh pasangan suami istri. Sebab, hal itu pun pernah terjadi pada zaman KH Ahmad Dahlan, di mana organisasi ini dipimpin oleh pasangan KH Ahmad Dahlan dan Nyai Hajjah Walidah Ahmad Dahlan.

"Tidak masalah zaman dahulu juga gitu. Berarti ini mengulang lagi seratus tahun yang lalu. Ini kan berarti secara fair tidak disengaja dan di luar kehendak mereka masing-masing," kata Dadang.

Kandidat Ketum PP Muhammadiyah lainnya, Yunahar Ilyas pun mengakui bahwa sebagai peraih suara terbanyak, Haedar sangat berpeluang besar meraih tampuk kepemimpinan PP Muhammadiyah menggantikan Din Syamsuddin. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya