Ketua Panitia Seleksi (pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Destry Damayanti dengan tegas menyatakan tidak ada bentuk intervensi ataupun intimidasi dari pihak manapun baik institusi ataupun partai politik agar pansel memengaruhi hasil seleksi.
“Tidak ada yang sifatnya intervensi, intimindasi atau sampai menekan agar pansel harus ini itu. Sejauh ini komplain memang ada, misalnya kenapa tidak lulus dan sebagainya,†ujarnya ketika dihubungi Media Indonesia, hari ini. Diakuinya memang pansel menerima sejumlah masukan dari banyak pihak yang menganjurkan komposisi terkait calon pimpinan KPK. Menurutnya hal itu sah-sah saja sebagai pendapat dari masyarakat.
“Orang boleh kasih masukan. Tapi pansel juga punya kriteria dan gambaran terkait calon ideal,†imbuhnya. Apabila nantinya ada indikasi intervensi terhadap pansel, Destry menekankan pihaknya tetap pada komitmen awal menjaga integritas dan independensi terlebih profesionalitas tiap anggota pansel dipertaruhkan.
“Yang kami pertaruhkan profesi kami. Sehingga akan tetap dengan apa yang jadi komitemen di awal, harus independen, bebas dari afiliasi yang berbau partai politik,†pungkasnya. Untuk diketahui, saat ini proses seleksi calon pimpinan KPK sudah sampai pada proses telaah profile assesment dan rekam jejak para kandidat. Pansel saat ini tengah menunggu laporan dari pihak assesor dan hasil penelusuran rekam jejak dari lembaga terkait seperti Kejaksaan, Kepolisian, Badan Intelejen Nasional, Kementerian Keuangan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat.
Calon yang lolos selanjutnya akan diumumkan pada 12 Agustus, untuk kemudian mengikuti tes wawancara dan kesehatan. Selanjutnya pada 24 Agustus pansel menyerahkan delapan nama kepada Presiden. “Sudah masuk ke tahap empat proses seleksi, setelah itu pansel akan mengumumkan calon yang lolos seleksi dan menyerahkan delapan nama kepada presiden,†kata dia.
Pada tahap akhir, Presiden akan menyampaikan empat nama kepada Dewan Perwakilan Rakyat digabung dengan dua nama capim dari hasil seleksi pansel sebelumnya yakni Busyro Muqqodas dan Robby Arya Brata. (Q-1)