Senin, Polisi Periksa 4 Pendeta terkait Tolikara

Farah Gita
31/7/2015 00:00
  Senin, Polisi Periksa 4 Pendeta terkait Tolikara
(MI/ Marcel Kelen)
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan pihaknya masih memproses penegakan hukum kasus Tolikara, Papua, 17 Juli lalu. Polisi terus memeriksa orang-orang yang diangkap terkait kasus ini.

"Karena memang kemarin ada beberapa, empat orang pendeta yang dipanggil untuk dimintai keterangannya," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/7).

Namun, empat pendeta tersebut tak menghadiri pemanggilan polisi. Polisi berencana menjadwal ulang pemanggilan keempatnya.

"Kemungkinan Senin nanti akan kita lakukan pemeriksaan," tambahnya.

Tak hanya itu, Kapolri juga memerintahkan Kapolda Papua Brigjen Paulus Waterpau untuk menuntaskan kasus ini. Namun, polisi harus menggunakan pendekatan yang bisa diterima masyarakat, terutama berkomunikasi dengan pihak gereja, tokoh adat, pemerintah setempat dan LSM di wilayah itu.

Kapolri juga kembali menunjukkan keseriusan menyelesaikan persoalan Tolikara. Ia meminta Kapolda Papua Brigjen Paulus Waterpau serius mengusut kasus ini.

"Berkaitan Tolikara, saya minta diselesaikan secara tuntas. Ada langkah hukum yang dilakukan polisi dilanjutkan," tegas Badrodin.

Namun, Kapolri tetap berpesan agar pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan yang baik. Komunikasi melalui gereja maupun pihak adat harus dilakukan agar yak menimbulkan gejolak.

Selain itu, Paulus harus bisa membangun kerukunan antarumat beragama agar stabilitas keamanan dan politik menjelang Pilkada bisa terjaga.

"Selamat Pak Paulus, di tangan saudara situasi keamanan dan perdamaian semua menggantung. Lakukan langkah strategis dan praktis yang bisa diterima masyarakat Papua," tambah Badrodin. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya