PILKADA Serentak 9 Desember 2015 dikhawatirkan akan berpotensi memunculkan banyak konflik di daerah. Kepala Badan Intelejen Negra (BIN) Sutiyoso memastikan akan terus memantau potensi ancaman konflik di seluruh daerah.
"Kita pantau dari waktu ke waktu setiap daerah," kata pria yang akrab disapa Bang Yos itu di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/7).
Sutiyoso mengatakan BIN sudah memiliki peta daerah rawan dan potensial konflik. Hal ini untuk meredam kemungkinan konflik pilkada di 269 daerah tahun ini.
Namun BIN juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Mengingat pilkada menyangkut nasib daerah dan masyarakat banyak.
Stabilitas keamanan nasional dan daerah, merupakan hal yang harus diperjuangkan bersama.
"Kita sepakat bahwa pilkada serentak ini harus aman," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
"Sebab, jika di beberapa daerah terjadi kerusuhan bersama-sama maka wajah kita (Indonesia) jadi bisa buruk. Dan itu tidak bisa diambil alih para petugas saja termasuk BIN, harus ada partisipasi yang nyata dari masyarakat," tegas dia. (Q-1)