Soal Kebangsaan, NasDem dan Muhammadiyah Punya Kesamaan

Nur Aivanni
28/7/2015 00:00
  Soal Kebangsaan, NasDem dan Muhammadiyah Punya Kesamaan
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
PARTAI NasDem dan Muhammadiyah memiliki kesamaan dalam melihat potret sosial kebangsaan.

Demikian diutarakan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menerima kunjungan Ketua SC Muktamar Muhammadiyah Haedar Nasir.

Pada kesempatan tersebut, Surya mengatakan tema Muktamar Muhammadiyah yang akan digelar pada 3-7 Agustus 2015 di Makassar, Sulawesi selatan, memiliki kesamaan insipirasi dengan Partai NasDem. Adapun Muktamar ke-47 tersebut mengusung tema "Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan".

"Gerakan pencerahan sejalan dengan seluruh inspirasi yang ada di Partai NasDem," kata Surya di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Selasa (28/7).

Surya pun mengatakan NasDem dan Muhammadiyah memiliki fokus yang sama untuk membangun bangsa ini. Yakni, membangun moralitas bangsa.

"Titik temunya bagaimana membangun pemahaman bersama, kembalinya moralitas bangsa. Kita memang tertinggal fisik, tapi kalau tertinggal pemahaman, saya pikir berat nanti. Itu tidak bisa diselesaikan secara instan, butuh waktu jangka panjang," paparnya.

Ia pun mencontohkan menurunnya moral bangsa pada Pilkada yang akan berlangsung pada Desember mendatang. Ia mengungkapkan, realita yang masih ada sampai saat ini calon Pilkada harus menyetorkan uang ke parpol.

"Ini realita yang ada. Siapa yang jaga moral ini sekarang? Model demokrasi apa kita? Nasdem memerlukan spirit, semangat, pikiran-pikiran dari Muhammadiyah," jelasnya.

Ia pun berharap NasDem dan Muhammadiyah memiliki kesamaan untuk membangun kembali spirit kebangsaan. Pasalnya, kata dia, saat ini bangsa Indonesia tengah mengalami demoralisasi kebangsaan.

Sebelumnya, Ketua SC Muktamar Muhammadiyah Haedar Nasir mengakui bahwa tema Muktamar Muhammadiyah sesuai dengan semangat yang disuarakan oleh NasDem.

"Agenda kami sesuai tema Muktamar Gerakan Pencerahan Indonesia Berkemajuan spiritnya sesuai dengan yang disuarakan Pak Surya, sama kaya restorasi," terangnya.

Peran Kebangsaan

Haedar mengatakan Muhammadiyah akan fokus pada peran kebangsaannya. Yakni menjadikan Indonesia sebagai negara Pancasila. Tak hanya itu, ia mengatakan dengan Muktamar tersebut Muhammadiyah harus menjadi kekuatan civil society yang bisa mencerdaskan dan memajukan rakyat kecil.

Terkait persiapan Muktamar Muhammadiyah, dikatakannya, sudah mencapai 99%. Ia mengatakan pemilihan ketua umum Muhammadiyah nanti akan dipilih secara musyawarah mufakat oleh tim formatur yang dipilih dari 82 calon nama yang sudah terjaring.

"Dari 82 calon nanti dipilih 39 nama sebagai calon tetap. 39 nama tersebut kemudian dibawa ke Muktamar untuk dipilih 13 nama. 13 nama ini, yang juga sudah resmi sebagai anggota pimpinan pusat Muhammadiyah, akan memilih calon ketua umum. Satu nama tersebut diajukan untuk diminta persetujuan di dalam forum Muktamar," tandasnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya