Pilkada, PPP Kubu Romi Jamin Kadernya Diterima KPUD
Ciputri Hutabarat
28/7/2015 00:00
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romi memastikan kadernya di daerah akan diterima KPUD setempat.
Ketua DPP PPP Bidang Politik dan Pemerintahan Daerah Rusli Effendi menyebutkan sudah ada pertemuan antara parpol bersengketa dan KPU Pusat untuk menangani kasus ditolaknya beberapa kader di daerah.
"Itu sudah ada solusi, seluruh (kader parpol) yang mendaftar yang ada SK-nya diterima se-Idonesia sambil menunggu proses verifikasi bulan depan," kata Rusli di kantornya, Selasa (28/7).
Diakui Rusli ada beberapa kader mereka di daerah yang mengalami penolakan. Namun, dengan dikeluarkannya hasil rapat konsultasi itu, Rusli berharap KPUD melancarkan jalannya proses pendaftaran.
"Ada beberapa (ditolak). Tapi sudah kita teruskan ke KPUD soal hasil konsultasi ini. Kalau KPUD enggak menerima hasil itu, maka mereka harus konsultasi ke KPU Pusat," jelas mantan Ketua DPW PPP Riau itu.
Sebelumnya, dijelaskan Rusli telah dilangsungkan pertemuan antara KPU dengan Parpol bersengketa kemarin (27/7) malam. Hasil pertemuan tersebut memperbolehkan balon untuk mengikuti proses administrasi.
"Kan tetap keputusan lolos enggaknya baru ada pada tanggal 28 Agustus nanti," tambah dia.
Pendaftaran sudah dimulai sejak tanggal 26 Juli. Hari ini, tanggal 28 Juli, merupakan hari pendaftaran terakhir balon kepala daerah ke KPUD masing-masing daerah.
Sampai dengan hari ini, DPP PPP kubu Romi sudah men-SK-kan 182 dari 201 kadernya di daerah untuk mengikuti pesta demokrasi tingkat daerah. Di beberapa daerah PPP maju atas nama partai sendiri dan ada juga yang berkoalisi sesuai dinamika politik di daerah masing-masing. (Q-1)