PDIP: Soal Reshuffle, tidak Ada Deadlock

Nur Aivanni
07/7/2015 00:00
 PDIP: Soal Reshuffle, tidak Ada Deadlock
( ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Politikus PDIP Pramono Anung mengatakan tidak ada deadlock terkait perombakan kabinet (reshuffle) yang wacananya terus berdengung sampai sekarang.

Ia menyampaikan Presiden Joko Widodo hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan reshuffle.

"Saya yakin tidak ada deadlock, cuma momentumnya diambil pada saat yang tepat, termasuk nanti habis lebaran," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/7).

Terkait perombakan kabinet tersebut, ia juga menyoroti kinerja orang-orang yang berada di dalam pemerintahan.

"Saya yakin presiden mempunyai pertimbangan, 9 bulan beliau tahu yang kurang-kurang dan yang dibutuhkan untuk menjawab persoalan dengan cepat. Selain ekonomi, sekarang masalahnya juga ada di internal pemerintah," tuturnya.

Menanggapi masalah perekonomian Indonesia, Pramono menekankan Presiden Jokowi harus didampingi oleh seseorang yang memiliki pengalaman untuk mengantisipasi hal itu.

"Presiden harus memikirkan orang yang punya pengalaman mengantisipasi persoalan ekonomi ketika krisis, baik ketika krisis ekonomi 98 atau 2008, agar bisa tumbuh dan bangkit lagi. Sekarang yang kurang adalah public trust. Saya yakin kepercayaan terhadap Jokowi masih tinggi," ujarnya.

Kendati demikian, Pramono mengatakan bahwa kewenangan reshuffle ada di tangan Presiden Jokowi. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

"Apa yang menjadi keputusan presiden mengikat ke partai koalisi dan harus diterima," tandasnya.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya