PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Moeldoko dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk mengubah sistem pengadaan alutsista di tubuh TNI.
Hal ini menanggapi jatuhnya pesawat Hercules TNI AU di Jamin Ginting, Medan, Senin (30/6) kemarin.
"Saya perintahkan Menhan dan Panglima untuk melakukan perombakan yg mendasar tentang manajemen alutsista TNI. Sistem pengadaan alutsista harus diubah, ini momentum," kata Jokowi seusai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bhayangkara di Lapangan Mako Kor Brimob Polri, Jalan Akses UI, Depok, Rabu (1/7).
Pengadaan alutsista, lanjutnya, harus diarahkan kepada kemandirian industri pertahanan agar kedepannya TNI siap dengan alutsista buatan sendiri.
"Industri pertahanan kita harus terlibat mulai dari rancang bangun, produksi, operasional, latihan pemerlihataan hingga pemusnahan alutsista yang sudah tua," ungkapnya.
Selain merubah sistem pengadaan Alutsista, Jokowi juga menginstruksikan investigasi mendalam soal penyebab kecelakaan yang menewaskan lebih dari 100 orang tersebut.
"Saya juga telah memerintahkan investigasi yang mendalam soal penyebab kecelakaan ini dan agar segera dilakukan," papar dia.
Jokowi juga menyampaikan duka mendalam dan berharap agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. "Mari kita berdoa agar kita dijauhkan dari segala musibah," pungkas dia. (Q-1)