MESKI diselimuti kabut asap, kualifikasi balapan Moto-GP Malaysia di Sirkuit Sepang tetap berjalan lancar, kemarin. Dari pantauan langsung wartawan Media Indonesia Satria Sakti Utama dan Panca Syurkani, kabut asap akibat kebakaran hutan di Indonesia itu menyelimuti langit Kota Kuala Lumpur hingga Sirkuit Sepang.
Kondisi itu menjadi pertaruhan Dorna dan Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA) yang kukuh menggelar seri ke-17 tersebut. Pasalnya kondisi itu dapat membahayakan pembalap dan pihak lainnya.
Bahkan sebelumnya Direktur Pelaksana Dorna Javier Alonso mengaku waswas dengan terbatasnya jarak pandang di area Sirkuit Sepang. Asap itu mengganggu penggunaan helikopter kesehatan apabila terjadi kecelakaan. Ia pun berharap segera turun hujan agar kabut asap berkurang.
Pembalap Yamaha Movistar Valentino Rossi mengaku kesulitan memprediksi cuaca akibat asap. Hal itu memengaruhi strategi penggunaan ban balapan hari ini.
"Anda tidak bisa melihat apa-apa karena tertutup kabut asap. Mungkin bisa hujan malam ini dan kering pada keesokan harinya," jelasnya.
Sementara itu, sesi kualifikasi kemarin menjadi mo-men memalukan bagi pembalap Yamaha Movistar Jorge Lorenzo. Lorenzo merasa telah mengunci posisi tiga barisan terdepan, tetapi juara dunia Moto-GP 2010 dan 2012 itu dipecundangi rekan timnya, Rossi.
Rossi merebut posisi ketiga di menit-menit akhir dengan hanya unggul 0,011 detik. "Sangat penting berada di baris terdepan karena saya mampu berada di depan Jorge," ungkap Rossi yang kini memimpin klasemen dan unggul 11 poin atas Lorenzo.
"Namun, saya pikir posisi empat atau lima sekalipun tak mengubah banyak hal dan saya pikir balapan esok (hari ini) akan sangat sulit untuk siapa pun," lanjutnya.
Sementara itu, posisi pole ditempati pembalap Honda Dani Pedrosa (Repsol Honda) dengan catatan waktu 1 menit 59,053 detik. Pembalap asal Spanyol itu diikuti rekan setimnya, Marc Marquez, dengan selisih waktu cukup jauh, yakni 0,4 detik. (R-3)