Rossi Sebut Marquez Coba Bantu Lorenzo

Crashnet/Gnr/R-2
23/10/2015 00:00
Rossi Sebut Marquez Coba Bantu Lorenzo
(AP/Joshua Paul)
JELANG Moto-GP Malaysia yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10), Valentino Rossi membuat pernyataan mengejutkan.

The Doctor menilai Marc Marquez mencoba membantu Jorge Lorenzo dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia tahun ini.

Rossi mengatakan itu berdasarkan jalannya balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia, pekan lalu.

Menurut Rossi, saat itu target Marquez tidak hanya juara.

"Ia (Marquez) juga ingin membantu Lorenzo untuk menjauh dan memangkas sebanyak mungkin poin dari saya. Di Phillip Island, Lorenzo mendapat pendukung baru dan itu Marquez," jelas Rossi, kemarin.

Namun, Marquez membantah hal itu.

Pembalap Repsol Honda tersebut menegaskan tetap membalap seperti biasa.

"Jika memang ingin membantu Lorenzo, saya tidak akan mengambil risiko menyusulnya di lap terakhir. Saya hanya akan membantu pembalap lain yang merupakan rekan setim," tegas Marquez.

Persaingan sengit Rossi dan Lorenzo, rekan setim di Movistar Yamaha, dipastikan akan terjadi di Sepang.

Rossi yang kini unggul 11 poin atas Lorenzo bisa merebut gelar juara dunia jika di Sepang meraih 15 poin lebih banyak jika dibanding dengan pesaingnya tersebut.

"Hanya ada dua seri tersisa untuk menentukan gelar juara dunia dan sangat penting untuk tidak membuat kesalahan. Di Malaysia, kami harus bisa segera menemukan setelan motor terbaik. Setiap sesi dalam balapan kali ini sangatlah penting, bukan hanya saat perlombaan," kata Rossi.

Di sisi lain, Moto-GP Malaysia dihantui kabut asap yang menyelimuti Kota Kuala Lumpur akibat kebakaran hutan di Indonesia.

Masalah jarak pandang menjadi hal yang paling mendapat perhatian.

Direktur Pelaksana Dorna Sport selaku penyelenggara Moto-GP Javier Alonso menegaskan sudah meminta pengelola Sirkuit Sepang agar melakukan sejumlah hal untuk mengurangi dampak kabut itu.

Selain bisa mengganggu pembalap, terbatasnnya jarak pandang juga bisa membatasi gerak helikopter medis.

"Kami sudah melakukan simulasi situasi darurat medis menggunakan jalur darat. Jika waktu yang dibutuhkan hanya 30-35 menit untuk sampai ke rumah sakit dengan ambulan, jalur darat bisa menjadi alternatif utama jika jalur udara tidak bisa digunakan," tandas Alonso.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya