Owi/Butet Susah Payah ke Perempat Final

Maggie Nuansa Mahardika
16/10/2015 00:00
Owi/Butet Susah Payah ke Perempat Final
(AFP/JUNG YEON-JE)
MENJADI unggulan kedua tidak lantas membuat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bisa meraih kemenangan mudah di babak awal turnamen Denmark Open Super Series 2015. Di babak ketiga, Owi/Butet harus berjuang keras sebelum menundukkan pasangan Singapura Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Odense Sport Park kemarin, Owi/Butet harus bermain selama 1 jam sebelum akhirnya meraih kemenangan 1821, 2119, 2118. "Penampilan kami kurang baik. Owi bermain kurang percaya diri terutama di bolabola atas," ungkap Liliyana.

Saat menghadapi Danny/Vanessa, Owi/Butet memang terlihat kesulitan terutama di gim pertama. Sempat unggul di awal, Owi/Butet justru kerap melakukan kesalahan dan membuat lawan merebut poin demi poin sebelum meraih kemenangan 2118.

Di gim kedua Owi/Butet berusaha memperbaiki penampilan. Namun, Danny/Vanessa mampu memberikan perlawanan sengit dan membuat kejarmengejar poin terjadi dengan ketat. Beruntung, Owi/Butet mampu merebut gim kedua dengan 2119 dan memaksa pertandingan harus dilanjutkan di gim ketiga.

Di gim penentuan, ganda campuran terbaik Indonesia saat ini tersebut kembali harus bekerja keras.  Danny/Vanessa tetap memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya menyerah 1921.
Di perempat final, Owi/Butet akan ditantang pasangan Tiongkok Lu Kai/Huang Yaqiong. Dari lima kali pertemuan dengan Lu/Huang, Owi/Butet belum sekali pun menelan kekalahan. "Mudahmudahan di laga selanjutnya bisa lebih baik. Kalau penampilan seperti ini terulang, bisa bahaya bagi kami," tambah Liliyana.

Kesuksesan Owi/Butet tidak diikuti ganda campuran Indonesia lain, Praveen Jordan/Debby Sutanto. Praveen/Debby menyerah 821, 1221 dari unggulan keenam asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.

Di tunggal putra, Tommy Sugiarto melangkah mulus ke perempat final setelah menang atas unggulan lima asal India K Srinanth. Tommy menang dua gim langsung 2115, 2117. Selanjutnya, Tommy akan menghadapi pemenang laga antara Dionysius Hayom Rumbaka dan pemain Denmark Jan O Jorgensen untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Cedera kambuh
Dari turnamen Taiwan Grand Prix, nasib sial dialami Bellaetrix Manuputty. Baru saja Bella tampil setelah enam bulan absen, cedera lutut kirinya kembali kambuh saat menghadapi pemain tuan rumah Shung Shuo Yung. Akibatnya, Bella tidak bisa melanjutkan pertandingan saat kedudukan 1615 di gim pertama. 

"Saya merasakan sakit yang sama seperti saat mengalami cedera di Piala Sudirman 2015 lalu. Rasanya seperti berada di turnamen itu. Saya memilih mundur daripada cedera makin parah," kata Bella.

Menurut manajer tim Indonesia Aryono Miranat, Bella butuh istirahat tambahan agar sembuh total dari cedera yang dialami. "Setelah turnamen ini sepertinya Bella harus kembali istirahat," jelasnya.

Dengan mundurnya Bella, tunggal putri belum berhasil mengirim wakil ke perempat final. Sebelumnya, empat wakil sudah terhenti di babak pertama, yaitu Gregoria Mariska, Fitriani, Lyanny Alessandra Mainaky, dan Yulia Yosephine Susanto. (R2)

maggie@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya