Kazemi Tercepat di Puncak Lawang

Wdo/YH/R-1
11/10/2015 00:00
Kazemi Tercepat di Puncak Lawang
(MI/SUSANTO)
AHAD Kazemi Sarai dari Tabriz Petrochemical Team Iran menjadi yang tercepat pada etape delapan Tour de Singkarak (TDS) 2015 dari Pasaman Barat menuju Puncak Lawang, Agam, Sumatra Barat, kemarin, dengan catatan waktu 3 jam 27 menit 14 detik.

Dengan hasil itu, posisi pembalap dengan nomor start pada klasemen umum mengalami perubahan.

Sebelumnya, Ahad bertengger di posisi tujuh. Dengan kemenangan itu, ia mampu meloncat dua peringkat ke posisi lima dengan total catatan waktu 26 jam 54 menit 40 detik.

Pembalap yang pada etape delapan menggunakan jersey polkadot (raja tanjakan) sejak awal perlombaan itu terus berada di rombongan depan bersama dengan rekan satu timnya serta kompetitornya, yaitu pembalap dari Pishgaman Giant Team Iran.

Dominasi Ahad terjadi saat balapan memasuki Kelok 44.

Pembalap Tabriz itu terlihat dominan, bahkan mampu meninggalkan pembalap lainnya yang saat itu berada di rombongan depan.

Bahkan, saat masuk finis, dia sendirian atau unggul dari pembalap yang finis kedua, yaitu Arvin Moazemi dengan selisih 16 detik.

Arvin yang juga pemegang yellow jersey itu finis dengan catatan waktu 3 jam 27 menit 30 detik.

Hasil itu mengukuhkan pembalap Pishgaman Giant Team Iran itu di puncak klasemen, bahkan mampu memperlebar jarak waktu dengan pembalap yang berada di posisi dua klasemen, yaitu Amir Zargari dengan selisih 3 menit 23 detik.

Pembalap dengan nomor start 185 itu bahkan masih melanjutkan keperkasaannya untuk predikat raja tanjakan (polkadot jersey).

Dengan finis kedua, Arvin kukuh di puncak klasemen dengan raihan 89 poin, sedangkan Ahad tetap berada di posisi kedua dengan raihan 67 poin.

Untuk posisi raja sprint (green jersey), hingga saat ini tidak ada perubahan posisi.

Hossein Askari dari Pishgaman Giant Team tetap kukuh di puncak dengan 14 poin, disusul Thomas Rabou dari Attaque Team Gusto dengan 13 poin dan posisi tiga Arvin Moazemi dengan 13 poin.

Sementara itu, pada etape delapan ini, tidak ada pembalap Indonesia yang mampu masuk 10 besar tercepat.

Meski tidak masuk 10 besar, nama Dadi Suryadi dari Pegasus Continental Cycling Team tetap memegang orange jersey atau predikat pembalap ASEAN tercepat.

Selain itu, pembalap asal Sumedang, Jawa Barat, itu tetap mengendalikan red white jersey atau pembalap Indonesia tercepat.

Hingga etape delapan, Dadi Suryadi mengumpulkan catatan waktu 27 jam 28 menit 12 detik.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya