Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SIRKUIT Interlagos, Sao Paolo, yang akan menjadi tempat berlangsungnya GP Brasil, bisa menjadi tempat bersejarah bagi Nico Rosberg. Di sirkuit sepanjang 4,309 kilometer itu, Rosberg bisa mengikuti jejak sang ayah, Keke Rosberg, menjadi juara dunia Formula 1.
Untuk menyamai prestasi sang ayah yang menjadi juara dunia 1982, Nico harus menjadi juara di Interlagos, besok. Tambahan 25 poin akan membuat poin Rosberg tidak mungkin lagi dikejar pesaing terdekatnya yang juga rekan setimnya di Mercedes, Lewis Hamilton.
Dengan 349 poin, Rosberg kini unggul 19 poin dari Hamilton. Jika Rosberg juara dan Hamilton finis di posisi kedua, selisih poin kedua pembalap akan menjadi 26 untuk keunggulan Rosberg dan tidak mungkin lagi terkejar walau balapan musim ini masih menyisakan satu seri, yakni GP Abu Dhabi dua pekan mendatang.
Rosberg untuk menjadi juara di Brasil terbuka lebar. Di musim balap 2014 dan 2015, Rosberg mampu menjadi kampiun di Interlagos. Dengan keandalan mesin Mercedes PU106C Hybrid 1.6, Rosberg yang telah merebut sembilan kemenangan tahun ini bukan tidak mungkin mencetak hattrick di Interlagos.
“Saya sangat menyukai lintasan Sirkuit Interlagos. Saya merasa nyaman dan selalu membalap dengan baik di sana,” jelasnya.
Namun, Rosberg mengingatkan apa pun bisa terjadi dalam lomba. Dua kemenangan beruntun di Interlagos ditegaskannya sama sekali tidak bisa dijadikan patokan. “Seperti dua tahun sebelumnya, tahun ini kami akan memulai balapan di Brasil dari nol. Kami akan memulai balapan dari posisi yang sama,” tegasnya.
Berbeda dengan Rosberg, Hamilton yang harus menang jika ingin bertarung hingga GP Abu Dhabi belum pernah juara di Interlagos. Dua tahun terakhir, pembalap Inggris itu selalu finis di posisi dua di belakang Rosberg. “Merupakan tantangan besar datang ke Brasil dan mencoba meraih kemenangan untuk pertama kali. Itulah tujuan saya dan tidak ada kata untuk kalah,” tegasnya.
Di sisi lain, walau gelar juara dunia hanya akan diperebutkan Rosberg dan Hamilton, pembalap Red Bull Daniel Ricciardo menyatakan tidak akan hanya menjadi penonton menyaksikan Rosberg dan Hamilton bertarung.
“Kami tidak akan memberikan kelonggaran kepada keduanya. Hanya karena mereka sedang bertarung untuk menjadi juara dunia bukan berarti kami tidak akan berusaha menyusul jika memang ada kesempatan,” jelas Ricciardo yang kini menempati peringkat ketiga klasemen.
Sementara itu, pembalap Ferrari Sebastian Vettel secara tersirat meminta pembalap lain untuk ‘membiarkan’ Rosberg dan Hamilton bertarung head to head. Ia meminta pembalap lain menghormati kenyataan bahwa Rosberg dan Hamilton memang menjadi pembalap terbaik tahun ini.
Perpisahan Massa
Balapan di Interlagos tahun ini juga akan menjadi ajang perpisahan Felipe Massa di hadapan publik Brasil. Mantan pembalap Ferrari itu telah menyatakan akan pensiun selepas musim balap 2016. Sepanjang kariernya di F1, Massa belum sekali pun menjadi juara dunia.
“Ini akan menjadi pekan sangat istimewa bagi saya. Ini akan menjadi balapan terakhir saya. Itu merupakan tempat saya tumbuh sebagai pembalap,” ujar pembalap Brasil tersebut. (AFP/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved