Pertemuan Corcom Berpotensi Diundur

Ghani Nurcahyadi
05/11/2016 10:00
Pertemuan Corcom Berpotensi Diundur
()

RENCANA pertemuan Komite Koordinasi (Corcom) Asian Games Jakarta-Palembang 2018 yang kelima, yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung 17-18 November, terancam mundur. Kemungkinan mundurnya pertemuan Corcom itu disebabkan kesi-bukan anggota Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto yang juga anggota Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) mengatakan informasi mengenai kesibukan sejumlah anggota OCA itu diterimanya dari sesama anggota Inasgoc.

"Kalaupun harus dimundurkan jadwal pertemuannya, mungkin akan digelar pada akhir November. Tempat pertemuannya telah disepakati di Jakarta," kata Gatot kepada Media Indonesia, kemarin.

Dalam agenda Corcom itu, Gatot menjelaskan OCA akan menagih kesiapan Indonesia untuk menyelenggarakan multiajang empat tahunan tersebut. Selain itu, soal kepastian dana untuk persiapan dan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 akan dipertanyakan oleh OCA.

Hal lain yang akan dibahas ialah soal komitmen pemerintah mengenai sejumlah pembayaran yang tertuang dalam kontrak tuan rumah (HCC).

Sejak tahun ini, kata Gatot, perkembangan persiapan multiajang yang diikuti 45 negara itu disambut baik OCA.

"Buktinya kami tidak lagi menerima rapor merah dari OCA, seperti yang kami terima pada Oktober-November tahun lalu. Saat itu, rapor merah diberikan karena belum ada pekerjaan fisik yang dilakukan," ujarnya.

Cari solusi
Mengenai permasalahan yang melingkupi persiapan Asian Games 2018, seperti soal lapangan tenis di kompleks Gelora Bung Karno yang dipermasalahkan induk olahraga tenis (PP Pelti) dan selisih paham di lapangan berkuda Pulo Mas Jaya, disebutkan Gatot masih dicarikan solusi.

"Semua masih dalam kontrol, komunikasi terus kami lakukan dengan pihak-pihak tersebut. Persiapan Asian Games 2018 tidak boleh mundur sedikit pun karena satu dan dua hal saja," tutur Gatot.

Di lain hal, Kemenpora berencana menerbitkan surat edaran kepada kementerian/lembaga negara untuk mempertegas tugas dan fungsi masing-masing dalam persiapan Asian Games 2018 seperti yang tertuang di Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games 2018.

Sementara itu, beberapa pengurus induk cabang olahraga meminta pemerintah segera melengkapi sarana di Olimpyc Center demi kenyamanan atlet. Pasalnya, saat ini tempat pemusatan latihan tersebut masih belum lengkap.

"Contohnya saja, seperti shower (pancuran air) tidak ada. Kalau tempat latihan di Gelora Bung Karno itu kan atapnya tinggi dan kamar mandinya dilengkapi dengan shower," kata Kepala Bidang Angkat Besi PB PABBSI, Alamsyah Wijaya, di Jakarta, kemarin. (R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya