Bonus Besar Ditabung untuk Masa Depan

Ghani Nurcahyadi/X-3
03/11/2016 06:16
Bonus Besar Ditabung untuk Masa Depan
(Atlet peraih medali Olimpiade Rio 2016 dan Paralimpiade Rio 2016 beserta pelatih mereka berfoto bersama Menpora Imam Nahrawi seusai menerima bonus, di Jakarta, kemarin. -- MI/Ghani Nurcahyadi)

PELATIH angkat besi, Dirja Wihardja, membuka ponsel pintarnya setelah turun dari panggung di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, kemarin.

Pelatih yang mengantarkan Eko Yuli Irawan meraih medali perak Olimpiade 2016 di Brasil itu bermaksud mengecek rekening tabungannya. Namun, belum sempat melihat rekening, Dirja sudah sibuk kembali dengan acara lain.

Dirja menjadi salah seorang penerima bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kemarin, secara simbolis Menpora Imam Nahrawi memberikan bonus kepada peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade Rio 2016. Bonus bukan hanya diberikan kepada atlet peraih medali, melainkan juga pelatih.

Saat Eko menerima Rp2 miliar, Dirja mendapatkan Rp800 juta. Bonus Rp800 juta juga diberikan kepada Supeni, pelatih Sri Wahyuni Agustiani, lifter peraih perak nomor 48 kg putri. Seperti Eko, Sri Wahyuni menerima bonus Rp2 miliar.

Pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mendapat masing-masing Rp5 miliar. Richard Mainaky, pelatih Tontowi/Liliyana, memperoleh Rp2 miliar.

Selain olimpian, bonus diberikan kepada peraih medali perunggu Paralimpiade Rio 2016 Ni Nengah Widiasih sebesar Rp1 miliar. Pelatihnya, Koni Ruswanto, mendapatkan Rp400 juta.

Sri Wahyuni belum punya rencana dengan bonus yang diterimanya. Lifter yang tinggal di Bekasi itu memilih fokus dengan studinya di Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara, Bekasi. “Bonusnya mau di-manage untuk masa depan.”

Hal serupa juga diutarakan Tontowi Ahmad. Pria yang akrab disapa Owi itu mengatakan bonus Rp5 miliar akan ditabung untuk masa depan anaknya, Danish Arsenio Ahmad.

“Atau nanti buat investasi,” kata Owi yang datang bersama Liliyana menggunakan jas hitam dengan ornamen batik rancangan desainer Rory Wardana tersebut.

Liliyana, yang akrab disapa Butet, juga berniat menabungkan bonus Rp5 miliar yang diperolehnya. “Saya mulai coba berbisnis. Keluarga juga sudah mengarahkan ke sana. Ya, doakan saja.”
Menpora Imam Nahrawi berharap bonus bagi atlet berprestasi ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi atlet lain.

“Orangtua tidak lagi khawatir bila anak mereka menjadi atlet. Presiden juga meminta nanti bonus untuk peraih medali di Asian Games 2018 itu miliaran rupiah, bukan lagi Rp400 juta seperti Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. DPR telah komit agar anggaran olahraga juga untuk kesejahteraan atlet,” tandas Imam Nahrawi. (Ghani Nurcahyadi/X-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya