Dapat Bonus Miliaran, Tontowi Siapkan untuk Sekolah Anak

Ghani Nurcahyadi
02/11/2016 17:22
Dapat Bonus Miliaran, Tontowi Siapkan untuk Sekolah Anak
(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

MENTERI Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi membagikan bonus untuk atlet peraih medali di Olimpiade dan Paralimpiade Rio 2006. Pembagian bonus itu dilakukan di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (2/11).

Bonus bukan hanya diberikan kepada atlet peraih medali, tapi juga pada pelatihnya. Besarannya beda. Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan yang meraih medali perak Olimpiade Rio 2016, misalnya, mendapat bonus di Rp2 Miliar. Sedangkan Dirja, pelatihnya, mendapatkan Rp800 juta.

Nominal yang sama diberikan kepada Supeni, pelatih Sri Wahyuni Agustiani, lifter peraih perak nomor 48 kg putri. Sri Wahyuni juga mendapatkan Rp2 Miliar seperti Eko. Sementara pasangan ganda campuran bulu tangkis Indoneisa, Tontowi Ahmad / Lilyana Natsir masing-masing mendapatkan Rp5 Miliar.

Menurut Tontowi uang sebesar Rp5 Miliar akan ia tabung untuk masa depan anaknya, Danish Arsenio Ahmad, “Ditabunglah buat sekolah anak, atau nanti buat investasi,” ujar pria yang juga sudah mendapatkan bonus dari PBSI dan PB Djarum tersebut.

Selain Olimpian, di acara yang dikemas semiformal dengan menampilkan sejumlah pertunjukan, seperti pencak silat, pemandu sorak, dan bmx gaya bebas itu, bonus juga dberikan kepada peraih medali perunggu Paralimpiade Rio 2016 Nii Nengah Widiasih sejumlah Rp 1 Miliar. Sementara pelatihnya Koni Ruswanto mendapatkan Rp400 juta.

Kata Menpora pemberian bonus ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah bagi masa depan atlet. Ia berharap bonus yang diterima peraih medali Olimpiade dan Paralimpiade Rio 2016 bisa menjadi motivasi tambahan bagi atlet lainnya, “Juga bagi orang tua, jadi tidak ada lagi kekhawatiran bila anaknya menjadi atlet, karena pemerintah juga memperhatikan kesejahteraannya,” ujarnya. OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya