Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSYAWARAH Nasional Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada 30 Oktober-1 November di Surabaya, Jawa Timur, nanti akan memilih nakhoda baru cabang olahraga andalan itu untuk periode 2016-2020. Salah satu calon yang akan maju ialah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Ia berjanji akan mengembalikan kejayaan Indonesia di pentas dunia jika terpilih nanti.
Dengan berbekal pengalaman sebagai mantan ketua induk olahraga taekwondo, karate, dan bridge, Wiranto yakin bisa membuat bulu tangkis Indonesia kembali maju. Berikut petikan wawancara dengan Wiranto terkait dengan pencalonannya sebagai Ketua PP PBSI.
Apa yang mendorong Anda mencalonkan diri sebagai ketua umum PP PBSI?
Alasan satu-satunya ialah saya merasa terpanggil untuk ikut memberikan andil membangun perbulutangkisan Indonesia kembali berjaya seperti masa lalu, Indonesia ini merupakan negara bulu tangkis yang disegani tidak hanya di kawasan ASEAN dan Asia, tetapi dunia, dan ini sangat mungkin. Tetapi satu hal, jangan sampai nanti disalahtafsirkan bahwa seakan-akan saya maju sebagai Ketua Umum PBSI itu untuk tujuan politik. Bukan. Jadi, betul-betul murni ingin membantu bulu tangkis Indonesia disegani di kawasan Asia dan dunia.
Bagaimana Anda melihat kondisi bulu tangkis Indonesia saat ini?
Sudah berjalan dan sudah menghasilkan beberapa kejuaraan. Kita menjadi negara yang sudah mengambil bagian dalam berbagai ajang bulu tangkis. Saya kira itu masih bisa ditingkatkan lagi dengan proses pembinaan yang akurat dan terorganisasi dan membutuhkan satu kerja sama kita untuk membangun bulu tangkis Indonesia kembali berjaya sebagai negara bulu tangkis dunia.
Apa yang menjadi program andalan jika terpilih?
Tidak sekarang saya sampaikan. Nanti pada waktunya akan saya sampaikan, tetapi yang penting kita harus melakukan pembenahan organisasi supaya organisasi ini padu. Yang kedua soal pembibitan. Rekrutmen pemain itu kita harus ikut tren dunia dengan satu sistem kepelatihan yang dapat diandalkan. Kita kembali undang pelatih yang mempunyai reputasi dunia. Ketiga, tentunya, kita cari talenta baru yang dapat kita jamin bahwa dia dapat terus berkembang dan menandingi pemain dunia yang saat ini mereka juga sangat intens menampilkan pemain bulu tangkis berkaliber dunia.
Bagaimana pandangan Anda soal pembinaan junior saat ini?
Saya tidak akan menilai bahwa saat ini negatif. Saya berterima kasih kepada Pak Gita Wirjawan dan teman-teman yang sudah memberi bulu tangkis Indonesia sampai dengan tahap sekarang ini. Saya hanya ingin menyumbangkan pemikiran saya, pemahaman saya, agar bisa lebih meningkatkan yang telah dicapai. Kalau sekarang, saya terima kasih dan apresiasi yang sudah dilakukan. Itulah tugas kita. Bukan saling menyalahkan.
Anda hobi dengan bulu tangkis?
Ya pasti, saya main bulu tangkis sejak kecil dan sampai sekarang pun masih main bulu tangkis. Bahkan mantan pemain nasional sering bermain dengan saya, seperti Lius Pongoh, Hariyanto Arbi. Itu semuanya kan sempat bermain dengan saya pada saat saya senggang
Pengalaman juga memimpin sejumlah cabang?
Ya, saya rasa itu modal saya ya. Saya memang hobi olahraga sehingga, paling tidak, tiga cabang olahraga sudah saya geluti. Pertama taekwondo kemudian karate dan ketiga bridge yang saya merasa senang karena ternyata dengan pembinaan intens, organisasi yang baik, dan memberikan peluang kepada pemain untuk terus berkembang, tiga organisasi nasional yang saya pimpin mendapatkan predikat yang baik. Terutama saat saya pimpin karate ya, saat di Asia atau ASEAN kita bisa dapat 14 medali emas. Saat saya pimpin bridge, PB GABBSI, selama delapan tahun, saya bisa antarkan yang tadinya juara ASEAN jadi juara dunia pada 2000 di Swiss. Saya memegang bridge itu dari 1994 sampai 2000, ya itu cukup panjang.
Bagaimana Anda melihat pembinaan bulu tangkis di daerah dan klub?
Saya bukan tukang omong, tapi saya tukang kerja seperti yang saya tunjukkan di kabinet Pak Joko Widodo. Nanti lihat sajalah bagaimana nanti bila mendapat kepercayaan masyarakat bulu tangkis Indonesia, tentu saya akan memberikan yang terbaik dengan segala pengalaman saya dan pemahaman saya terhadap bulu tangkis. Tentu saya akan lakukan terbaik untuk olahraga itu, tetapi yang penting, memang, pembibitan di daerah untuk mencari pemain junior. Ini harus dilakukan secara serius karena merekalah yang dapat menjaring 200 juta lebih masyarakat Indonesia. Mencari 10 pemain nasional yang berkaliber dunia, saya kira, bukan hal yang mustahil kalau dilaksanakan sungguh-sungguh. Karena itu, seharusnya dan kita harapkan, proses pembibitan di tingkat nasional tidak tersentralisasi, tapi dapat dilaksanakan di seluruh daerah.
Sebagai cabang andalan, dukungan pemerintah seperti apa yang diharapkan?
Ya, tentu kita harapkan dukungan penuh pemerintah. Olahraga ini kan satu bagian dari Indonesia mendapatkan prestasi yang membanggakan dan berpengaruh terhadap penilaian dunia terhadap Indonesia. Tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga politik dan hal lain. Saat ini melihat tren dunia, olahraga bisa ikut membangun nama baik negara di dunia. Kita lihat melalui bulu tangkis ini, kita bisa melakukan hal itu, meningkatkan kehormatan Indonesia di mata dunia.
Tanggapan Anda soal pernyataan Menpora soal rangkap jabatan?
Saya tidak mau jawab itu. (Gnr/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved