Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSAINGAN memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 tahun ini di antara dua dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, makin memanas.
Kesuksesan Hamilton memenangi GP Amerika Serikat di Sirkuit Austin, Texas, kemarin dini hari, membuat selisih poin kedua pembalap makin menipis.
Hamilton yang berada di peringkat dua telah mendulang 305 poin.
Ia hanya terpaut 26 poin dari Rosberg yang masih berada di peringkat pertama.
Musim balap F1 tahun ini menyisakan lomba di GP Meksiko, Brasil, dan Uni Emirat Arab.
Meski Rosberg masih memimpin, dengan maksimal 75 poin tambahan yang bisa diraih, Hamilton masih berpeluang besar merebut gelar di akhir musim.
"Kemenangan ini telah lama saya tunggu-tunggu dan terasa spesial karena sangat sulit untuk bisa kembali ke podium utama. Saya memberikan seratus persen kemampuan sejak start dan sangatlah menyenangkan bisa berada di posisi terdepan lagi setelah sejumlah performa naik-turun," kata Hamilton yang terakhir memenangi seri balap di GP Jerman, Juli lalu.
Di GP AS yang berlangsung 56 lap, Hamilton yang memulai balapan dari posisi terdepan tampil dominan.
Ia mengakhiri balapan sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam, 38 menit, 12,618 detik, unggul 4,5 detik dari Rosberg yang finis di posisi kedua.
Podium ketiga menjadi milik pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo (Australia).
Meski dominan di Austin, Hamilton masih mengkhawatirkan aspek keandalan mobilnya untuk GP Meksiko di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, akhir pekan ini.
Apalagi GP Meksiko akan berlangsung dalam 71 lap di sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,304 kilometer itu.
Tahun ini, Hamilton dua kali gagal menyelesaikan lomba akibat masalah di mobilnya.
Sebaliknya Rosberg baru sekali gagal menyelesaikan lomba.
"Yang bisa saya lakukan sekarang ialah melakukan yang terbaik dan meneruskan gaya mengemudi seperti di AS. Nico membalap dengan fantastis sepanjang tahun ini, tapi saya akan berusaha untuk memenanginya. Tapi saya tidak terlalu merasa percaya diri, terutama soal aspek keandalan mobil," kata Hamilton.
Tetap agresif
Di Austin, Rosberg meng-awali lomba dengan buruk.
Start dari posisi kedua, pembalap Jerman itu justru tak bisa mengawali lomba dengan baik dan harus menyerahkan posisinya kepada Ricciardo setelah lampu start menyala.
Beruntung, strategi pit stop yang dilakukan Rosberg berhasil membawanya kembali ke posisi kedua.
Dengan keunggulan 26 poin, Rosberg memang berada di zona aman untuk menjadi juara dunia.
Ia akan bisa menutup tahun dengan gelar juara jika bisa terus menempel Hamilton di tiga seri tersisa atau menjuarai dua di antara tiga seri tersisa.
Namun, pembalap 30 tahun itu menegaskan strateginya di tiga balapan tersisa ialah berlomba dengan agresif.
"Saya hanya menyayangkan tidak bisa tampil maksimal untuk meraih kemenangan di AS. Meksiko merupakan kesempatan besar lainnya," ujar Rosberg. (Crash/F1.com/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved