Kenya Kuasai Jakarta Marathon

Gnr/R-2
24/10/2016 08:41
Kenya Kuasai Jakarta Marathon
(MI/M Irfan)

AJANG Mandiri Jakarta Marathon 2016 yang berlangsung kemarin di Jakarta, masih dikuasai para pelari Kenya.

Pelari negara Afrika itu mendominasi podium juara pada Jakarta Marathon edisi keempat itu.

Kennedy Lilan Kiproo menjadi yang tercepat di kategori full maraton putra.

Kennedy masuk finis dengan catatan waktu 2 jam 21 menit 24 detik.

Posisi kedua dan ketiga juga ditempati pelari Kenya lainnya Chengabit Noah Kipruto (2 jam 23 menit 25 detik) dan Felix Kipkorir Kangongo (2 jam 25 menit 51 detik).

"Tapi, cukup sulit untuk bisa mennjadi juara karena hujan turun saat lomba. Jalanan cukup licin. Jadi, catatan waktu saya cukup jelek. Tapi, hujan ini membuat saya jadi tidak cepat lelah," kata Kennedy.

Di kategori putri, tiga pelari Kenya juga menyapu bersih podium.

Kiplimo Jacquline Nyetipei menjadi yang tercepat disusul dua rekan senagaranya, Mercy Jelimo Too serta Margaret Njuguna di posisi dua dan tiga.

Pada kategori nasional maraton putra, Agus Prayogo menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2 jam 41 menit 12 detik.

Ia unggul atas Asmara Bara yang terpaut tipis satu detik di belakangnya. Adapun Iwan yang meraih podium ketiga mencatatkan waktu 2 jam 42 menit 34 detik.

"Saya memang tidak mengincar catatan terbaik di sini karena sedang masa transisi setelah Pekan Olahraga Nasional. Jalanan juga tadi licin dan berlubang," kata Agus.

Jakarta Marathon 2016 sempat diwarnai sejumlah 'kebocoran' jalan.

Jalanan yang harusnya steril, justru masih sempat dilalui beberapa kendaraan.

Chairman Jakarta Marathon Sapta Nirwandar mengakui, hal itu menjadi kekurangan tahun ini dan akan menjadi bahan evaluasi.

"Terjadi di kawasan Harmoni. Yang menerobos itu sepeda motor," katanya.

Atlet nasional Rini Budiarti yang menjadi juara pada ka-tegori 10 km putri, juga me-ngakui ada beberapa 'kebocoran' jalan yang harusnya steril.

Atlet asal DKI Jakarta itu mengungkapkan ia bahkan hampir saja tertabrak truk yang melintas menjelang garis finis.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya