Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMPAUI keterbatasan, jadilah juara'.
Tagline penyelenggaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV/2016 di Jawa Barat yang berlangsung pada 15-24 Oktober itu memanglah tepat sebagai tema penuntun bagi 2.355 paralympian dan 870 ofisial dari 32 provinsi se-Indonesia dalam berjuang memperebutkan 2.737 medali pada 13 cabang olahraga dengan 492 nomor pertandingan.
Kirab api Peparnas bahkan sengaja diusung dengan makna mencerminkan kesetaraan karena gelaran ajang olahraga itu diikuti atlet penyandang disabilitas.
Api Peparnas 2016 disebut menjadi harapan bagi para atlet agar terus bersemangat meraih prestasi dalam ajang olahraga tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan Peparnas XV/2016 Jawa Barat menjadi sejarah baru bagi Indonesia karena telah menghadirkan sejumlah fasilitas baru untuk para atlet penyandang disabilitas.
Presiden Joko Widodo, pada pembukaan Peparnas, mengamanatkan untuk tidak memandang sebelah mata atlet penyandang disabilitas karena mereka telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Seperti kata Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie, kesuksesan bukanlah milik mereka orang-orang yang pintar, tapi milik mereka yang berjuang.
Para atlet yang mengikuti Peparnas seolah tidak mau kalah dari keterbatasan fisik yang mereka miliki.
Perjuangan mereka tak berbeda dari atlet-atlet lain yang memiliki fisik sempurna.
Para atlet dengan berbagai klasifikasi disabilitas seperti tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, tunagrahita, dan cerebral palsy pun berjuang hingga tetes keringat terakhir. Contohnya Jaenal Aripin, atlet lari kursi roda Jawa Barat.
Pria asal Cikalong, Bandung, itu menyapu bersih tiga medali emas dari tiga nomor yang diikutinya.
Lalu ada Sandi, perenang tunadaksa asal Kalimantan Barat yang, walaupun tangan kirinya hanya hingga siku, tidak surut semangat untuk pulang mengalungkan 1 medali emas dan 1 perak.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai staf di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu ingin selalu berprestasi dan menularkan prestasinya kepada orang lain, khususnya para penyandang disabilitas seperti dirinya, agar mereka tidak menyerah dengan keterbatasan.
Melalui Peparnas, tumbuh semangat kesetaraan.
Para atlet penyandang disabilitas diberi kesempatan sama untuk menuai prestasi dalam bidang olahraga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved