Pelatih Dihukum, PBFC Pilih Silenzio Stampa

Sat/R-1
21/10/2016 08:42
Pelatih Dihukum, PBFC Pilih Silenzio Stampa
()

PUSAMANIA Borneo FC (PBFC) harus menyambut PSM Makassar dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A tanpa didampingi sang pelatih, Dragan Djukanovic.

Djuka--sapaan Djukanovic--dinilai telah melakukan provokasi karena melakukan protes berlebihan kepada wasit. Itu dia lakukan di laga sebelumnya, ak­hir pekan lalu, saat melawan Persegres Gresik United.

Djuka bersama sang asisten Radenko Novovic pun dihukum Komisi Disiplin PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS). Dia harus menjalani sanksi larangan mendampingi tim di dua laga.

“Pertama kali saya terjun di sepak bola, saya dibekali arti respek dan fairplay. Bertahun-tahun saya melatih klub sepak bola, di banyak negara, baru kali ini saya mendapatkan hukuman, ini lucu,” tukas pelatih 47 tahun itu.

Protes PBFC pun terus berlanjut jelang laga kontra PSM Makassar, di Stadion Segiri, sore ini. Aksi silenzio stampa pun dipilih pelatih kiper Arjuna Reynaldi dan penyerang asing Edilson Tavares saat konferensi pers, kemarin.

“Untuk pertandingan besok, mohon maaf saya no comment,” ujar Arjuna. Silenzio stampa merupakan aksi diam kepada media klub Liga Seri A Italia terkait dengan kekecewaan terhadap hasil pertandingan.

PBFC dipastikan tampil tanpa dua pemain pilar, kiper Dian Agus Prasetyo dan penyerang Lerby Eliandry yang mengikuti pemusatan latihan tim nasional di Sleman. Namun, situasi sedikit terbantu karena penyerang Edilson Tavares dipastikan kembali merumput setelah pulih dari cedera.

Sementara itu, pasukan Juku Eja--julukan PSM Makassar--berhasrat membalaskan dendam kekalahan memalukan dari PBFC yang diderita di kandang pada akhir Juni lalu. Kala itu gawang PSM jebol berkat usaha Gerald Pangkali dan Pedro Javier di paruh pertama.

“Di pertandingan pertama kami kalah, tapi di putaran kedua dengan perbaikan yang dilakukan. Kami berharap bisa mencuri poin di Samarinda,” kata asisten pelatih PSM Imran Amirullah, kemarin.

“Kalau melihat pemain PBFC berbahaya, materinya bagus. Jadi tidak ada yang khusus, pokoknya kami kerja secara kolektif,” imbuhnya.

Kemenangan juga diharapkan dapat mempertahankan performa positif skuat asuhan Robert Rene saat mengalahkan Sriwijaya 2-1, Senin (17/10) lalu. Seperti halnya PBFC, Juku Eja tidak diperkuat dua pemain lokal andalan, Rizky Pellu dan Ferdinand Sinaga, yang menjalani pemusatan latihan timnas Merah Putih. (Sat/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya