Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN juara dunia tinju kelas menengah dan berat ringan Bernard Hopkins berencana memperingati 28 tahun karier tinju profesionalnya pada Desember mendatang dengan menghadapi rekan senegaranya, Joe Smith. Menurut Hopkins, duel melawan Smith di the Forum, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 17 Desember akan menjadi laga perpisahan dirinya.
“Banyak orang yang akan fokus pada usia saya, sejarah saya di dunia tinju, gelar, dan sebagainya, tapi saya sendiri hanya fokus pada satu hal yakni memukul KO Joe Smith,” tegas petinju berjuluk ‘si Algojo’ itu yang kini berusia 51 tahun, kemarin.
Duel melawan Smith merupakan duel ke-65 Hopkins yang memiliki rekor bertanding 55 kali menang, 7 kalah, 2 seri, dan 32 kali menang KO. Sebaliknya, Smith yang mengawali debutnya pada 2009 memiliki rekor 22 kali menang, 1 kalah, dan 18 kali menang KO.
Selama kariernya, Hopkins tercatat pernah menghadapi nama-nama besar seperti Oscar de La Hoya, Felix Trinidad, dan Joe Calzaghe. Ia belum pernah naik ring lagi sejak kalah angka dari petinju Rusia, Sergey Kovalev, pada November 2014 dalam pertandingan perebutan gelar berat ringan versi WBA, IBF, dan WBO.
Sementara itu, promotor pertandingan, Oscar de La Hoya, menyebut Hopkins layak mendapatkan penghormatan sebelum gantung sarung. Itu sebabnya ia memberikan lawan yang tidak ringan.
“Kami ingin membuat pesta perpisahan yang istimewa buat Bernard Hopkins. Karena itu, acara nanti bukan pertandingan semata. Sepanjang pekan akan ada semacam festival dan selebrasi atas kebesaran kariernya. Setelah itu, kita akan bersama-sama menyaksikan laga perpisahan dia,” ujar De La Hoya yang juga CEO Golden Boy Promotions.
“Bernard sudah melakukan banyak pertarungan besar di East Coast, tapi The Forum adalah arena yang hebat karena di sinilah saya memulai semuanya dan di tempat ini pula dia (Hopkins) menuntaskan sejarah hebatnya,” imbuhnya.
“Joe Smith ialah petinju yang punya pukulan hebat. Dia sudah mengalahkan sejumlah petinju hebat. Saya yakin dia akan memberi kesulitan buat Hopkins karena dia sangat agresif. Jadi, itu akan menjadi pertarungan yang layak,” kata De La Hoya lagi.
Hopkins yang menjuluki dirinya ‘si Alien’ tak memungkiri bahwa dengan usianya kini banyak orang meragukan kemampuannya. Namun, menurut Hopkins, ia bukan manusia biasa, melainkan alien.
“Ketika ‘si Alien’ harus istiraha, ‘si Algojo‘ mempunyai satu laga tersisa dan Joe Smith akan menjadi korban terakhir. Saya sudah menyiapkan diri untuk laga terakhir itu,” tegasnya.(AFP/Abcnews/Mln/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved