Ni Nengah Widiasih belum Tertandingi

Ghani Nurcahyadi
19/10/2016 08:24
Ni Nengah Widiasih belum Tertandingi
(Antara/Novrian Arbi)

PERAIH perunggu Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, Ni Nengah Widiasih masih terlalu tangguh bagi para pesaingnya di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Jawa Barat 2016. Lifter asal Bali itu sukses merebut medali emas ketiganya dari pesta olahraga bagi penyandang disabilitas itu.

Tampil di kelas 41 kg putri cabang olahraga angkat berat Peparnas XV Jabar 2016 di Hotel Prama Preanger, Bandung, kemarin, Widiasih unggul jauh dari lawan-lawannya dengan mencetak total angkatan seberat 90 kg. Ia bahkan sempat mencoba memecahkan rekor nasional dengan angkatan 96 kg, tapi gagal melakukannya dengan sempurna.

Meski gagal menyamai rekor nasional, Widiasih tetap berhak merebut medali emas. Itu merupakan emas pertama bagi kontingen Bali di cabang angkat berat Peparnas XV Jabar 2016.

Medali perak direbut lifter Sumatra Selatan Nikmah dengan angkatan seberat 57 kg. Adapun medali perunggu menjadi milik lifter Kalimantan Barat Vivi Utami dengan total angkatan 56 kg.

Bagi Widiasih, satu-satunya penyumbang medali bagi Indonesia di Paralimpiade Rio 2016, emas di Peparnas XV Jabar 2016 merupakan medali emas ketiganya di multiajang empat tahunan tersebut. "Tapi ini jadi motivasi saya untuk terus berlatih dengan giat agar menyumbang prestasi di level internasional," kata pembawa obor Peparnas XV Jabar 2016 di upacara pembukaan akhir pekan lalu itu.

Di kelas 49 kg putra, lifter tuan rumah Tamim Prasetyo sukses merebut medali emas pertama bagi Jabar di cabang angkat berat. Angkatan seberat 141 kg yang dibukukan Tamim tidak hanya memberikannya medali emas, tapi juga mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor nasional.

Angkatan Tamim unggul jauh dari peraih medali perak yang diperoleh lifter Bali I Wayan Sugianto yang mencatatkan angkatan terbaik seberat 110 kg. Medali perunggu menjadi milik Tjhia Sak Kiong yang membukukan angkatan terbaik seberat 100 kg.

Di hari ketiga pertandingan Peparnas XV Jabar 2016, tuan rumah masih menjadi pengumpul medali terbanyak multiajang yang mempertan-dingkan 13 cabang olahraga tersebut. Selain dari angkat besi, Jabar juga menambah emas melalui cabang ten pin bowling (TPB) serta bulu tangkis.

Hingga berita ini diturun-kan, tuan rumah Jabar makin kukuh di puncak klasemen dengan 70 emas, 36 perak, dan 28 perunggu. Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan raihan 30 emas, 31 perak, dan 23 perunggu. Papua membayangi di peringkat ketiga dengan 17 emas, 10 perak, dan 7 perunggu. (Gnr/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya