Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia Novak Djokovic berhasil menjaga peluangnya untuk mempertahankan gelar di Shanghai Masters.
Peluang itu didapat the Djoker setelah memastikan tiket ke semifinal, Jumat (14/10).
Meski begitu, bukan berarti tiket tersebut tidak didapat Djokovic dengan mudah.
Petenis Serbia itu bahkan harus mengerahkan segenap kemampuan terbaiknya untuk bisa melaju ke babak empat besar.
Bahkan, boleh dibilang babak perempat final menjadi mimpi buruk Djokovic.
Padahal, ia hanya menghadapi petenis peringkat ke-110 dunia, Mischa Zverev.
Namun, siapa yang menyangka petenis yang merangkak dari babak kualifikasi itu mampu memberikan teror bagi seorang Djokovic di Qi Zhong Tennis Centre.
Hanya berkat sebuah senandung, pemilik 12 gelar grand slam itu mampu bangkit dengan memenangi laga, 3-6, 7-6 (7/4), 6-3, dalam waktu 2 jam 20 menit.
"Saya sedang mengingat apa tadi yang saya senandungkan. Pokoknya itu bukanlah sebuah mantra. Itu lagu terkenal. Saya menggunakannya untuk melupakan kesalahan yang baru saya buat, dan itu berhasil, saya harap," katanya.
Taktik tak biasa tersebut ternyata menyelamatkan mukanya dari tambahan kekalahan memalukan yang ia alami pada musim ini.
Setidaknya, ia sukses mempertahankan rekornya menembus semifinal turnamen itu tujuh kali beruntun.
Beberapa bulan terakhir, Djokovic mengaku kehilangan motivasi seusai kalah di babak awal Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan Wimbledon.
Kini, Djokovic mengaku tidak lagi peduli pada gelar dan peringkat.
Ia lebih berfokus merawat pikirannya sendiri.
"Ini seperti membuat pasta, ketika airnya mendidih, kau akan menurunkan nyala api nya sedikit," kata Djokovic lagi.
Di semifinal, Djokovic bakal berhadapan dengan petenis Spanyol Roberto Bautista.
Bautista menembus semifinal setelah menyingkirkan Jo-Wilfried Tsonga 6-3, 6-4.
Pada bagian putri, petenis peringkat kedelapan dunia, Svetlana Kuznetsova, juga bekerja keras untuk melangkah ke semifinal.
Ia akhirnya menang atas petenis Jepang Naomi Osaka di Tianjin Terbuka 2016, 2-6,6-4,7-6(7/3).
Di semifinal, ia akan berhadapan dengan Alison Riske.
Ujian terakhir
Petenis putri Indonesia Jessy Rompies berjaya di turnamen PP Pelti Women's Circuit 2016.
Ia melaju ke final di sektor tunggal dan ganda.
Di sektor tunggal, Jessy memenangi partai all Indonesiaan.
Peringkat ke-1.240 dunia itu menyudahi perlawanan unggulan kedua, Beatrice Gumulya 7-5, 6-3.
Pada partai puncak, Jessy harus menjajal ketangguhan Stefanie Tan yang berada di peringkat ke-574 dunia.
Unggulan teratas asal Singapura itu menyisihkan petenis senior tuan rumah, Lavinia Tananta 7-6(2), 6-3.
Saat berpasangan dengan Beatrice, Jessy juga melaju ke laga pamungkas setelah menepiskan Emily Apleton (Inggris Raya)/Rishika Sunkara (India) 6-2, 6-7(2), (10-3).
Duet unggulan pertama itu akan meladeni ganda gado-gado non-unggulan, Pei-Ju Chien (Taiwan) dan Tomoko Dokei (Jepang).
"Saya mencari gelar ketujuh selama berpasangan dengan Bea di turnamen internasional," pungkas Jessy, pemilik 18 gelar juara ganda ITF Women's Circuit tersebut. (AFP/AP/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved