Hujan Jadi Penyelamat Halep

Ghani Nurcahyadi
11/9/2015 00:00
Hujan Jadi Penyelamat Halep
(AP)
HUJAN yang mengguyur lapangan tenis Arthur Ashe Stadium, New York, mendatangkan keberuntungan bagi Simona Halep saat menghadapi Victoria Azarenka di perempat final tunggal putri AS Terbuka 2015, kemarin. Hujan yang membuat pertandingan terhenti selama 1 jam 25 menit di set ketiga membuat Halep yang sudah di ambang kekalahan mampu bangkit dan meraih kemenangan 6-3, 4-6, 6-4. "Saya tertahan di baseline sepanjang set kedua dan harus banyak berlari mengejar bola. Penundaan pertandingan sangat menolong saya. Saya berterima kasih pada Tuhan karena hujan ini," kata Halep yang selalu dikalahkan Azarenka di dua pertemuan sebelumnya.

Azarenka yang sedang berjuang untuk kembali ke jajaran petenis elite dunia setelah pulih dari cedera kaki bermain inkonsisten di set pertama. Namun, pemilik dua gelar grand slam Australia Terbuka itu membuktikan ia bisa menjadi penantang serius Serena Williams, sang unggulan utama, saat mampu mengendalikan tempo permainan di set kedua. Penempatan bola yang baik dan respons yang sempurna dari Azarenka membuat Halep harus bekerja keras. Namun, turunnya hujan merusak momentum Azarenka. Sebaliknya, bagi Halep, hujan itu membuatnya punya waktu istirahat cukup untuk mengembalikan stamina dan kembali meladeni permainan agresif Azarenka. "Saya pun terkejut dengan perubahan pola permainan Halep. Bila Anda melihatnya di televisi, mungkin Anda tidak akan merasakan perbedaannya. Namun, saya sangat merasakannya," kata Azarenka.

Di semifinal, Halep akan menghadapi unggulan 26 asal Italia, Flavia Pennetta. Petenis 33 tahun itu mengalahkan pemegang dua gelar grand slam Wimbledon, Petra Kvitova, 4-6, 6-4, 6-2 di perempat final. Ini merupakan semifinal kedua bagi Pennetta di AS Terbuka. "Kemenangan ini sangat spesial. Dia (Kvitova) membuat saya dalam masalah besar di set kedua, tapi saya berusaha untuk terus melaju," kata Pennetta.

Dua Swiss
Di bagian putra, duel antarpemain Swiss akan terjadi di semifinal setelah Roger Federer dan Stanislas Wawrinka sukses mengalahkan lawan-lawan mereka di perempat final. Pertemuan keduanya di babak empat besar nanti akan menjadi yang ke-20 dalam ATP Tour. Federer menggenggam tiket semifinal setelah mengalahkan Richard Gasquet tiga set langsung 6-3, 6-3, 6-1. Wawrinka yang selalu berada di bawah bayang-bayang Federer juga sukses menang tiga set langsung atas petenis Afrika Selatan Kevin Anderson dengan skor 6-4, 6-4, 6-0. Dari statistik pertemuan dengan Wawrinka, Federer lebih diunggulkan dengan meraih 16 kemenangan dari 19 pertarungan dengan kompatriotnya itu.

Namun, tahun ini, Wawrinka sukses mengalahkan Federer di perempat final Prancis Terbuka. "Stan bermain dengan baik saat menghadapiku di Paris. Dalam kondisi puncak, dia secara konsisten memukul bola dengan keras baik dengan forehand, backhand, ataupun saat melakukan servis. Namun, mengetahui pemain Swiss akan tampil di final AS Terbuka sangatlah keren," kata Federer. Di sisi lain, kemenangan di Paris akan menjadi modal utama Wawrinka menghadapi Federer. "Sebelumnya hanya saya yang mengalami kegugupan karena berpikir belum selevel dengannya (Federer). Akan tetapi, saya tahu kini kami sama-sama gugup," kata dia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya