Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) mengincar lima emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Kelima emas tersebut diprediksi bisa diraih dari tiga cabang yang dipertandingkan, yaitu dragon boat, kano, dan dayung.
Menurut Sekjen PB PODSI Edy Suyono, dragon boat dan dayung berpeluang meraih masing-masing dua emas, dan kano satu emas. "Di dragon boat kita berpeluang di nomor putra dan putri 10 pedayung. Untuk dayung, peluang ada di nomor single skull putra dan 8+ putra (LM 8+), sedangkan di kano bisa diraih di nomor C1 putra 200 meter," jelas Edy, kemarin (Rabu, 12/10).
Untuk mencapai target tersebut, saat ini 38 pedayung sudah mengikuti pelatnas di Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat. Namun, untuk kano dan dragon boat, PB PODSI baru akan menggelar seleksi atlet pada 15-17 Oktober di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.
Dari angkat besi, Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) baru akan menggelar pelatnas pekan depan. Pelatnas akan diikuti 8 lifter putra dan 5 lifter putri di Olympic Center, Cibubur.
Di sisi lain, Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI) sudah menyiapkan bonus besar untuk Asian Games 2018. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari menjanjikan satu medali emas akan diganjar Rp1 miliar, dan pelatih yang mampu mengantarkan atletnya meraih emas akan dihadiahi Rp500 juta.
"Bukan saatnya lagi kita hanya bangga menang di Pekan Olahraga Nasional. Lawan dan ujian kita sebenarnya ada di event internasional, seperti Asian Games dan Olimpiade," kata Okto.
Sementara itu, bonus bagi peraih medali Olimpiade 2016 Rio dan Paralimpiade 2016 Brasil siap dikucurkan. Di Olimpiade 2016 Indonesia merebut satu emas dari cabang bulu tangkis melalui ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Owi/Butet). Angkat besi menyumbang dua perak melalui Sri Wahyuni Agustiani dan Eko Yuli Irawan.
Di Paralimpiade 2016, Indonesia mendapat satu perunggu dari lifter Ni Nengah Widiasih. Bonus paling lambat akan diberikan awal November mendatang.
Owi/Butet mendapat Rp5 miliar, Eko dan Sri Wahyuni masing-masing Rp2 miliar, dan Ni Nengah Widiasih Rp1 miliar. "Kita juga berikan bonus kepada empat pelatih, yaitu Richard Mainaky, Dirja Wihardja, Supeni, dan Koni Ruswanto," kata Deputi IV Kemenpora Gatot S Dewa Broto.(Rul/Gnr/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved