Kongres PSSI Digelar di Jakarta

Satria Sakti Utama
12/10/2016 21:18
Kongres PSSI Digelar di Jakarta
(ANTARA)

KONGRES PSSI akhirnya ditetapkan digelar di Jakarta, pada 17 Oktober mendatang. Keputusan ini ditetapkan Rabu (12/10), setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bertemu dengan perwakilan PSSI yakni Ketua Umum PLT PSSI, Hinca Panjaitan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, serta Ketua Komite Pemilihan Agum Gumelar.

Penetapan Jakarta, sekaligus mengakhiri polemik mengenai lokasi kongres yang telah terkatung-katung dalam sebulan terakhir. Alasan dipilihnya Jakarta, karena batas waktu yang ditetapkan FIFA untuk membentuk kepengurusan baru PSSI, sangat mepet.

"Ini untuk kepentingan lebih besar dan kami juga tidak mau head to head, maka kongres digelar di Jakarta. Alternatif ini tidak ada perdebatan lagi. Jakarta dipilih pun karena lebih efektifitas karena waktu yang mepet," ujar Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S. Dewa Broto.

Akan tetapi, pagelaran Kongres Jakarta tidak lantas tanpa hambatan. Dalam jangka waktu empat hari baik Kemenpora maupun PSSI wajib menyelesaikan pekerjaan rumahnya masing-masing. Kemenpora bertugas untuk melancarkan proses perizinan keramaian yang nantinya dikeluarkan oleh Mabes Polri.

"PR kita saat ini adalah soal izin. Kepolisian tidak akan membatalkan rekomendasi. Oleh karena itu, kami harus mengeluarkan permintaan izin baru dan akan segera kami siapkan," imbuhnya.

Sementara itu, tugas PSSI adalah segera melegalkan keputusan ini sesuai dengan statuta. Rapat anggota Eksekutif (Exco) PSSI darurat pun digelar untuk kemudian dilaporkan kepada FIFA dan AFC sebagai pertimbangan. Jika FIFA maupun AFC mengizinkan lokasi kongres dipindahkan dengan mengeyampingkan sementara aturan statuta PSSI pasal 28 ayat 2, Kongres Jakarta akan berjalan sesuai skenario.

"Kami ini ditugaskan untuk berpegang teguh pada statuta dan tidak bisa ditawar. Tapi untuk kepentingan besar kami akan berkomunikasi dengan FIFA terkait apakah kami dapat mengeyampingkan aturan ini. Itu yang menjadi fokus kami. Kita harapkan tidak akan banyak memakan waktu," tukasnya. OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya