Barito Putera Pecat Mundari Karya

Ant/Sat/R-4
11/10/2016 08:39
Barito Putera Pecat Mundari Karya
(Mundari Karya (kanan) -- Dok. PT GTS)

PERJALANAN Mundari Karya di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 berakhir sudah. Kemarin, manajemen PS Barito Putera memutuskan untuk mengakhir kerja sama dengannya karena dinilai belum mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap tim.

“Ya, sejak hari ini (Senin) pelatih Mundari Karya kami ganti,” kata Manajer Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman HB di Banjarmasin, kemarin.

Ia menambahkan bahwa asisten Mundari, Yunan Hilmi, akan diangkat sebagai pelatih interim hingga manajemen klub menunjuk juru taktik yang baru. “Dia (Yunan Hilmi) sudah kita beri tahu dan menyatakan siap,” ungkap anak pendiri Barito Putera, Abdussamad Sulaiman HB, itu.

Hasnuryadi menambahkan pergantian posisi pelatih terkait dengan kekalahan di empat laga putaran kedua. Yang teranyar, klub berjuluk ‘Bekantan Hamuk’ itu ditekuk Persija Jakarta 2-3 dalam partai ‘buangan’ di Stadion Manahan, Solo, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, mereka juga menyerah dari PSM Makassar di kandang sendiri dengan skor 1-2. Nasib yang sama juga dialami saat menghadapi Mitra Kukar 0-1 dan Persegres Gresik United 1-2, serta hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Surabaya United.

“Pelatih sudah kami beri kesempatan untuk melakukan perekrutan pemain, kemudian juga racik tim, tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ujarnya.

Meski sudah tak lagi menangani skuat utama tim asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu, Mundari tetap dipercaya untuk menangani tim Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP) dan juga Barito Putera U-21.

Dari lanjutan ISC 2016, PSM Makassar terlalu perkasa bagi PS TNI di Stadion Andi Mattalatta, kemarin. Tuan rumah menang 4-0 berkat dua gol Titus Bonai (4’, 50’), Willem Jan Pluim (57’), dan Ferninand Alfred Sinaga (69’).

Hasil positif tersebut membuat pelatih Robert Rene Alberts lega. Apalagi sebelum pertandingan, sempat terjadi kekisruhan mengenai kepastian bek PSM, Rizky Pellu, memperkuat pasukan berjuluk ‘Juku Eja’ tersebut, kemarin.

Sebelumnya, Rizky Pellu disebut tak boleh memperkuat klub sebagai sanksi karena mangkir dari panggilan timnas. Namun, manajemen PSM menolak sanksi itu karena merasa pihaknya tak pernah menerima surat panggilan resmi dari PSSI. (Ant/Sat/R-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya