Kado Sempurna di Hari Istimewa

26/9/2016 07:41
Kado Sempurna di Hari Istimewa
(MI/Agung Wibowo)

DENGAN mantap dan tanpa kesalahan, taekwondoin asal Jawa Barat, Maulana Haidir, memperagakan jurus taegeuk di atas matras. Tendangan, pukulan, dan gerakan memutar yang berkesulitan tinggi ditampilkan dengan lihai oleh peraih medali perak SEA Games Singapura 2015 itu.

Penampilan pria yang akrab disapa Nana itu diganjar nilai tertinggi oleh juri.

Medali emas pun berada di genggamannya.

Dalam hitungan jam, Nana menggandakan raihannya dengan merebut medali emas di nomor poomsae (seni) beregu putra.

Di nomor itu, ia tampil bersama Muhammad Fazza Fitracahyanto dan Irsyad Abdul Aziz.

Dua medali emas yang diperoleh Nana pada laga di Gymasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jabar, Minggu (25/9), menjadi momen spesial buat warga asli Jabar itu karena bertepatan dengan ulang tahun ke-25-nya.

Nana mengungkapkan dua medali emas PON XIX Jabar 2016 yang mengalunginya merupakan kado terindah.

"Saya semakin termotivasi untuk tampil di PON karena tahu jadwal pertandingan bertepatan dengan ulang tahun saya. Alhamdulillah, bisa merebut emas. Medali emas ini saya persembahkam untuk masyarakat Jawa Barat," kata mojang yang juga meraih medali emas PON XVIII Riau 2012 di nomor poomsae perorangan putra.

Dua medali emas di PON XIX Jabar 2016 juga menjadi persembahan terakhir Nana untuk Jabar.

Dia memastikan PON edisi ke-19 ini merupakan PON terakhirnya.

Tiga medali emas di ajang PON, menurut Nana, sudah cukup bagi dirinya.

Ia menilai kini giliran taekwondoin muda untuk bisa meraih prestasi seperti dirinya atau bahkan melebihinya.

"PON 2020 di Papua nanti, usia saya sudah tidak muda lagi. Karena itu, sekarang menjadi giliran junior saya untuk bisa berprestasi di ajang PON. Saya akan selalu mendukung perkembangan olahraga taekwondo di Indonesia," kata pria yang telah bergabung di pemusatan latihan nasional Pengurus Besar Taekwondo Indonesia sejak 2012 itu.

Meski tak akan lagi terli-hat di PON, Nana masih punya ambisi besar.

Ia ingin mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional, di antaranya SEA Games 2017 Malaysia dan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

"Asian Games jadi target utama saya. Karena itu, saya akan berlatih dengan giat di pelatnas," pungkasnya. (Gnr/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya