Benitez Akhirnya Bernapas Lega

MI/ASNI HARISMI
31/8/2015 00:00
Benitez Akhirnya Bernapas Lega
(AP/Francisco Seco)
TEKANAN besar akhirnya terlepas dari pundak pelatih Real Madrid Rafael Benitez. Sebelumnya, ia dikritik pedas karena belum bisa menunjukkan ketajaman lini depan. Namun, ia akhirnya mempersembahkan kemenangan 5-0 atas Real Betis di Santiago Bernabeu, kemarin.

Itu merupakan kali pertama Los Merengues mencetak gol di La Liga setelah di pekan pertama lalu hanya imbang 0-0 dengan Sporting de Gijon.

Benitez mengakui kemenangan itu merupakan sinyal positif bahwa timnya akan mencetak lebih banyak gol di laga-laga berikutnya.

"Hal positif di laga ini bisa dirangkum dalam 5 menit pertama, yakni intensitas, agresivitas, kegigihan menyerang, dan ketajaman penyelesaian akhir," ujar eks juru taktik Inter Milan itu seperti dilansir di laman resmi klub.

Kembalinya Karim Benzema dari cedera menjadi titik balik yang diharapkan tuan rumah. Saat melengkapi trio BBC (Gareth Bale, Benzema, Cristiano Ronaldo), striker Prancis itu mencetak gol ketiga hanya 2 menit setelah jeda dengan memanfaatkan umpan Bale.

Pemain asal Wales itu merupakan pembuka pesta dengan gol hanya 90 detik selepas kick-off. Bale juga yang menutup keran gol ke gawang Betis di menit 89. Sementara itu, dua gol sisa diborong James Rodriguez pada menit 39 dan 50.

"Real Madrid memang selalu mampu menembus gawang lawan. Hanya, memang kadang kami mengalami hari yang buruk," ungkap James Rodriguez.

Pemain lain yang mendapat nilai bintang lima ialah kiper Keylor Navas yang menggagalkan penalti Ruben Castro. Raphael Varane menjegal keras Jorge Molina di kotak terlarang sehingga wasit Alejandro Hernandez tak ragu menunjuk titik putih untuk pasukan Pepe Mel itu.

Itu tentu menjadi pertimbangan serius bagi manajemen klub yang dikabarkan masih bernafsu mendatangkan kiper Manchester United David de Gea. Benitez menganggap gemilangnya Navas merupakan berkah sekaligus cacat di timnya.

"Saya suka melihat Keylor tampil bagus, tapi saya lebih ingin melihatnya tidak terekspos karena itu pertanda bagus," imbuhnya.

Vermaelen

Sebaliknya, di Nou Camp, harapan Barcelona untuk mendapatkan kemenangan besar atas Malaga tidak terjadi. Kembalinya Neymar da Silva ke trio MSN (Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar) pascasakit gondok masih belum menghasilkan kontribusi apa-apa saat Blaugrana menang tipis 1-0.

Beruntung, klub asal Catalan itu memiliki Thomas Vermaelen yang mencetak gol satu-satunya malam itu 15 menit sebelum bubaran. Itu merupakan lesakan perdana eks bek Arsenal tersebut setelah musim lalu absen penuh karena cedera.

"Semua orang tahu apa yang saya lalui sejak musim lalu dan saya bersyukur bisa mencetak gol penting ini," ujar Vermaelen.

Penampilan impresif itu mungkin mengganjarnya dengan tempat reguler di tim inti. Saat ini, ia dipasang hanya sebagai pengganti Gerard Pique yang harus menjalani sanksi empat laga sejak pekan lalu karena menghina hakim garis di laga kedua Piala Super Spanyol.

Pelatih Luis Enrique pun memuji penampilan pemain belakang asal Belgia tersebut. Eks juru taktik AS Roma itu menilai Vermaelen masih bisa tampil lebih bagus lagi jika kerap diberi kepercayaan dan kesempatan bermain.

"Saya tidak terkejut dengan level permainannya meski ia belum fit 100% dan masih memerlukan waktu untuk kembali beradaptasi di atas lapangan," jelasnya. Enrique kini memiliki pekerjaan rumah untuk mengasah lini depannya.

Musim lalu, trio MSN menjadi kombinasi paling mematikan di La Liga dengan menyarangkan 70% dari total gol klub mengalahkan trio BBC. (AFP/AP/Ash/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya