Lagi, Rekornas Terjadi di Kolam

Maggie Nuansa Mahardika
20/9/2016 07:42
Lagi, Rekornas Terjadi di Kolam
(ANTARA)

SATU lagi rekor nasional berhasil dipecahkan dari cabang renang pada Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 di Jawa Barat. Perenang putri wakil Bali, Eva Lilian van Leenen-lah kali ini yang berhasil memecahkan rekornas.

Ia memecahkan rekor tersebut saat menjuarai nomor 50 meter gaya dada putri di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (19/9). Eva menorehkan catatan waktu 33,33 detik, menggeser torehan waktu yang menjadi rekornas sejak 2014 atas nama Janice Tandiokusuma, 34,23 detik.

Dengan hasil tersebut, Eva mempersembahkan medali keduanya untuk kontingen Bali. Sebelumnya dia hanya mampu meraih perak di nomor 100 meter gaya dada putri.

“Ini nomor terakhir yang saya ikuti di PON. Senang sekali bisa pecahkan rekor. Saya belum tahu habis ini mau ikut kejuaraan apa lagi karena target saya sendiri awalnya memang PON. Jujur belum kepikiran yang lain,” ungkap atlet berusia 21 tahun itu.

Perenang Jawa Tengah Felicia Angelica mengamankan tempat kedua di nomor 50 meter gaya dada putri dengan torehan 33,64 detik. Disusul rekan sedaerahnya, Margareta Kretapradani, yang mencatatkan waktu 33,66 detik.

Selain rekor nasional, tiga rekor PON juga pecah. Perenang tuan rumah Ricky Anggawijaya menorehkan waktu 2 menit 2,84 detik pada nomor 200 meter gaya punggung putra yang merupakan rekor PON baru.

Rekor PON sebelumnya tertulis atas nama I Gede Siman Sudartawa pada PON 2012 di Riau. Siman di nomor tersebut hanya meraih perak dengan torehan waktu 2 menit, 2,98 detik.

Rekor PON lainnya dicetak pada nomor 200 meter gaya punggung put-ri. Perenang Jabar Yessy V Yosaputra sukses memperbaiki catatan rekor PON atas namanya sendiri pada 2012. Ia menorehkan waktu 2 menit, 20,70 detik, lebih cepat dari rekor PON sebelumnya, tetapi lebih lambat dari rekornas yang juga tercetak atas namanya, yakni 2 menit, 15,73 detik.

Peraih tujuh emas asal Jabar, Triadi Fauzi Sidik, juga ikut meramaikan arena pemecahan rekor. Dia menorehkan rekor PON dengan torehan waktu 50,49 detik.
Rekor PON sebelumnya ialah milik ­Richard Sam Bera yang dicatat pada 1996 dengan 51, 21 detik. Ia belum mampu melampaui rekornas yang dicetak atas namanya sendiri pada SEA Games 2013, yakni 49,99 detik.


Performa terbaik

Dari cabang hoki, tim hoki indoor putri DKI Jakarta berhasil merebut emas. Tim DKI Jakarta dinobatkan menjadi pemenang seusai mengalahkan tim Papua 4-2 pada partai final yang digelar di Gedung Gymnasium FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Pelatih hoki indoor tim putri DKI Jakarta, Yayan Hendriana, menuturkan skuat besutannya memang tampil dalam performa yang terbaik ketimbang di babak-babak sebelumnya. Sejak tampil di babak penyisihan, Yayan sudah yakin timnya bakal menggapai final. Performa mereka memang sempat naik turun, tapi ia yakin semangat anak-anak binaannya bakal panas di partai final.

“Dari awal penyisihan grup, saya yakin anak-anak mampu tampil paling bagus di final,” katanya. (Tim/R-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya