Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM sepeda gunung (mountain bike atau MTB) Jawa Barat yang digawangi Bandi Sugito, Kusmawati Yazid, dan Candra Rafsanzani sukses merengkuh emas pada nomor cross country team relay Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di lintasan Cikole, Lembang, Bandung Barat, kemarin. Selain terdiri dari pembalap berlatar belakang prestasi gemilang, tim tuan rumah juga bisa mendominasi karena mengenali medan dengan baik.
Trio Jabar berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 56 menit, 53 detik. Tim Riau yang terdiri atas Adi Fendi Saputra, Wihelmina, dan Su-gianto menempel ketat dengan catatan waktu 57 menit, 51 detik.
Posisi ketiga direbut tim Jawa Timur yang diperkuat Zaenal Fanani, Crismonita Dwi Putri, dan Tomi Hidayah. Trio Jatim mencatatkan waktu 58, menit 34 detik.
Kemenangan tim Jabar memang sudah diprediksi. Pasalnya, dua di antara pembalap sepeda Jabar, Kusmawati dan Bandi, ialah peraih emas pada SEA Games 2013 di Myanmar. Candra juga peraih emas SEA Games 2011 di Laos dan sudah berpengalaman mengikuti dua gelaran PON sebelumnya meski baru kali ini menyabet emas.
Bandi mengungkapkan kunci kemenangan mereka ialah kerja sama tim yang solid. Modal lainnya yang tak kalah penting ialah mereka mengenal lintasan balap yang digunakan.
“Kami memang sudah cukup mengenal trek di sini. Kami juga didukung pembalap yang punya kekuatan yang merata dan kami bertiga sudah cukup lama berlatih bersama,” kata Bandi.
Selain nomor cross country team relay, beberapa nomor lainnya juga akan dipertan-dingkan, yakni cross country putra dan putri serta downhill putra.
Sementara itu, cabang olahraga terbang layang mulai dipertandingkan di Lanud Suryadarma Kalijati, Subang, Jawa Barat, kemarin. Cabang terbang layang mempertan-dingkan 9 nomor dan diikuti 70 atlet dari 10 provinsi.
Selain terbang layang, cabang lain yang mulai dipertandingkan ialah cabang terjun payung. Cabang tersebut resmi dibuka di Lapangan Udara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kekurangan sarana
Ketua Panitia Pelaksana PON XIX 2016 Jabar, Dede Iman, menilai bidang promosi dan usaha belum siap melaksanakan tugas dan fungsi mereka. Itu bisa dilihat dari minimnya kelengkapan sarana penunjang pertandingan, seperti podium bagi peraih medali.
Tidak hanya itu, sarana penunjang pertandingan lain seperti bendera kontingen juga belum siap. Padahal itu menjadi kewenangan panitia bidang promosi dan usaha, bukan tanggung jawab panitia pelaksana.
“Memang ini (podium juara dan bendera kontingen) bukan sarana penunjang utama. Namun, saya kira sama pen-tingnya. Jelas persoalan ini sangat mengecewakan. Apalagi belum ada konfirmasi dari PB PON XIX Bidang Promosi dan Usaha. Ini hal yang tidak biasa, khususnya kami yang telah bertahun-tahun melaksanakan pertandingan.”
Dede pun meminta pihak PB PON bidang terkait untuk segera melakukan pembenah-an agar persoalan seperti itu bisa tuntas. “Kami tidak mengharapkan hal yang buruk terjadi,” paparnya. (EM/RZ/AD/R-2) (EM/RZ/AD/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved