Pedro Buat Chelsea Lebih Hidup

Asni Harismi
24/8/2015 00:00
Pedro Buat Chelsea Lebih Hidup
(AFP/JUSTIN TALLIS)
KEDATANGAN Pedro Rodriguez menyuntik permainan Chelsea yang sempat ambruk setelah gagal meraih angka penuh di dua laga awal.

Lini tengah the Blues makin hidup dan penuh kreativitas dengan masuknya mantan winger Barcelona itu.

Dalam laga melawam West Bromwich Albion (WBA) di The Hawthrons, Pedro menyumbang satu gol dan satu assist saat Chelsea menang 3-2.

Itu menjadi kemenangan perdana the Blues setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 dengan Swansea dan kalah 0-3 dari Manchester City.

Dalam laga itu WBA punya peluang mencetak gol lebih dulu saat Nemanja Matic menjatuhkan James McClean di kotak penalti pada menit 12.

Namun, penalti yang diambil James Morrison gagal melewati Thibaut Courtois.

Chelsea yang tampil sangat dominan dalam laga tersebut akhirnya membuahkan hasil saat laga memasuki menit ke-19.

Melakukan kerja sama satu-dua dengan Eden Hazard, Pedro menusuk ke kotak penalti di tengah jepitan tiga bek WBA.

Tendangan yang dia lepaskan dalam posisi itu bersarang ke sudut bawah gawang kiper Boaz Myhill.

Chelsea mencetak gol keduanya hanya 10 menit setelah gol pertama yang dilesakkan Pedro.

Gol itu tercipta lewat serangan balik kilat.

Pedro yang mendapat bola di sisi kanan lapangan mengirim umpan ke kotak penalti.

Di tiang jauh Costa menyambarnya sambil menjatuhkan diri untuk mencetak gol kedua.

Lima menit kemudian WBA bisa memperkecil kedudukan jadi 1-2 lewat Morisson.

Namun, 3 menit sebelum turun minum Chelsea kembali menambah gol lewat kaki Cesar Azpilicueta yang masuk ke kotak penalti.

Tendangan mendatar yang dia lepaskan sebenarnya tak keras, tapi itu membuat kiper Boaz Myhill mati langkah.

Di babak kedua tepatnya di menit ke-54, John Terry dikartu merah wasit.

Terry diusir wasit dari lapangan setelah dia dianggap melakukan pelanggaran saat berebut bola dengan Jose Salomon Rondon.

Hanya sekitar 4 menit setelah kartu merah tersebut WBA berhasil memperkecil kedudukan.

Dari sisi kiri lapangan, McManaman mengirim umpan matang dan diselesaikan oleh Morrison.

Harga diri

Pada laga musim lalu, kemenangan Arsenal 4-1 di Emirates praktis menyudahi peluang Liverpool finis di empat besar.

Dini hari nanti, giliran the Gunners yang mempertaruhkan harga diri mereka ketika menjamu the Reds di pekan ketiga Liga Primer ini.

Jika kalah, Arsenal akan mencatatkan sejarah terburuk dalam 66 tahun terakhir dengan tumbang dua kali beruntun dalam dua laga awal musim.

Pasalnya, di pembukaan kompetisi, pasukan Arsene Wenger itu di luar dugaan tumbang dari West Ham United 0-2.

Untungnya pekan lalu, pasukan Arsene Wenger mampu menang 2-1 di Crystal Palace.

Meski harus dibantu oleh bunuh diri Damien Delaney, Olivier Giroud mencetak gol perdananya dalam delapan pertandingan terakhir sehingga memberi kepercayaan diri menjelang laga malam nanti.

'Sang Profesor' meyakinkan bahwa semua pemain yang turun di Palace akan kembali fit untuk menyambut Liverpool.

Wenger menilai tamunya itu tak bisa diremehkan karena memiliki skuat baru yang lebih komplet sehingga skor seperti musim lalu tampaknya sulit terulang. (AP/AFP/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya